"Saya pikir, pada akhirnya, karya seni bisa terdistorsi karena hal-hal seperti ini. Ada pernyataan resmi yang mengkritik beberapa hal yang sebenarnya tidak ada di sana karena alasan yang mereka berikan," kata Merino.
Karya seni itu menggunakan rambut manusia dan silikon agar membuatnya terlihat nyata. Instalasi ini langsung dijual kepada seorang kolektor seni Eropa seharga 50.000 Euro.
Surat kabar Spanyol, harian El Mundo menggambarkan pameran itu sebagai ARCO paling kontroversial sejauh ini.
Bahkan pemilik galeri menuduh perusahaan IFEMA berusaha mempengaruhi pemilihan seniman atau peserta pameran.
Kritikus juga mengecam pameran tersebut karena terlalu besar dan mahal. Pameran itu dianggap telah kehilangan kepentingan dan berada di bawah pengaruh politik.
Berita Terkait
-
Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 23 April 2020 Digelar Virtual
-
CEK FAKTA: Penganut Kristen Lantunkan Asmaul Husna untuk Hadapi Corona?
-
Cegah Corona, Begini Tata Cara Daftar Nikah ke KUA Secara Online
-
Ini Cara Daftar Online Calon Pengantin yang akan Menikah selama masa WFH
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Tulisan untuk FPI di Paket Bantuan China?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai