Suara.com - Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan menggunakan ambulans.
Tim medis RSUD Kepri yang membawa Syahrul dari kediamannya menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengenakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap seperti sedang menangani pasien COVID-19.
Seorang petugas yang membawa disinfektan juga mengenakan APD.
Syahrul tampak terbaring lemas ketika dikeluarkan dari mobil ambulans. Ia mengenakan oksigen dan dibawa tim medis menuju ruang isolasi.
Kemudian mobil ambulans disemprot petugas dengan menggunakan disinfektan. Bahkan telepon seluler yang dibungkus plastik juga disemprot disinfektan.
Di depan IGD, Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam menjelaskan bahwa sejak awal sudah menunggu kedatangan Syahrul. Namun ia enggan membeberkan penyakit apa yang diderita Syahrul.
Rustam pun tidak mendekati Syahrul saat dibawa keluar dari mobil ambulans. Ia memberi semangat kepada Syahrul agar cepat sembuh.
Syahrul mendengarnya, dan mengangkat tangan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kepri dr Tjetjep Yudiana, M.Kes mengatakan pada Jumat (10/4) Syahrul sudah diperiksa di RSUD Kepri di mana dokter yang memeriksa menyarankan agar dirawat, namun Syahrul pulang.
Baca Juga: Semangati Pasien COVID-19, Tenaga Medis Tempel Foto saat Tersenyum di APD
Namun Tjetjep enggan membeberkan hasil rontgen terhadap paru-paru Syahrul.
"Semalam dokter sudah meminta Pak Syahrul dirawat di RSUD, namun beliau ingin dirawat di rumah," katanya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan hasil rontgen ditemukan pneumonia di paru-paru Syahrul. Kondisi ini yang menyebabkan Syahrul mengalami kesakitan dan sesak napas. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu