Suara.com - Pemerintah Indonesia mengklaim telah melakukan pemeriksaan tes Covid-19 terhadap 27 ribu orang lebih melalui metode real time polymerase chain reaction atau PCR. Sebanyak 60 laboratorium juga telah didirikan untuk menguji hasil spesimen.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan hal tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mencari kasus positif Covid-19 di tengah masyarakat.
"Sampai dengan hari ini sudah lebih 27.000 orang yang kita periksa dengan menggunakan metode PCR Real time. Ini menunjukan bahwa kita memang secara serius akan mencari kasus positif yang ada di masyarakat," kata Yuri dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB, Minggu (12/4/2020) sore.
Yurianto menjelaskan upaya untuk mencari kasus positif Covid-19 sangat penting lantaran hal itu menjadi sumber penularan di tengah masyarakat. Sehingga, sebanyak 60 laboratorium kekinian pun telah didirikan untuk menguji hasil spesimen sebagai upaya mempercepat proses pemeriksaan.
"Sudah lebih dari 60 laboratorium kita aktifkan dengan kapasitas yang semakin kita tingkatkan, untuk memeriksa spesimen yang kita ambil dari rumah sakit-rumah sakit yang ada di Indonesia," ujarnya.
Disisi lain, Yuri menyebut sebanyak 790 ribu lebih alat pelindung diri atau APD pun telah didistribusikan untuk para petugas medis di sejumlah rumah sakit.
"Lebih dari 790 ribu APD dengan kualitas terbaik, dengan kualitas medical grade yang kita distribusikan kepada tenaga medis," katanya.
Sebagaimana diketahui, angka kasus pasien postif Covid-19 di Indonesia meningkat sebanyak 399 orang. Hingga Minggu (12/4) sore ini pemerintah telah mengumumkan sebanyak 4.241 orang berstatus positif Covid-19. Kemudian, 359 orang dinyatakan sembuh dan 373 dinyatakan meninggal dunia.
Baca Juga: Selama Wabah Corona, 10 Warga Kota Solo Meninggal Per Hari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari
-
Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Respons Modus 'Surat Mundur', Wagub Jatim Minta Inspektorat Dalami Kasus OTT Bupati Tulungagung
-
Kuota Program Magang Diperbesar Pemerintah, Peluang Karier atau Sekadar Tenaga Kerja Murah?
-
Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total