Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengubah jadwal keberangkatan awal mereka pada Selasa (14/4/2020) hari ini. Kereta pertama dari stasiun Bogor akan berangkat ke Jakarta pada pukul 04.42 WIB.
Perubahan ini dilakukan usai terjadi penumpukan penumpang pada Senin (13/4/2020). Di mana masih banyak orang yang bekerja menggunakan KRL meski DKI Jakarta sudah ditetapkan berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Info Jadwal KRL Selasa 14 April 2020" kereta pertama keberangkatan Bogor: 04.42 WIB," tulis PT KCI melalui akun instagramnya @commuterline, Selasa (14/4/2020).
Sementara untuk kereta terakhir tetap sesuai dengan aturan PSBB yakni pukul 18.00 WIB tujuan Bogor.
PT KCI menegaskan bahwa pembatasan jumlah penumpang di tiap rangkaian kereta tetap akan berlaku sesuai dengan protokol kesehatan, penumpang diminta untuk mengikuti aturan dan arahan petugas.
"Jika masih harus keluar rumah dan gunakan transportasi publik, sesuaikan kembali perjalanan Rekan Commuters dan ingat selalu gunakan masker," pungkasnya.
Diketahui, pada Senin (13/4/2020) atau hari kerja pertama saat penerapan PSBB, terjadi penumpukan penumpang di beberapa stasiun seperti Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam, dan Depok, mereka antre untuk menuju Jakarta.
PT KCI sampai harus menambah 5 kereta tambahan untuk mengurai penumpukan di stasiun-stasiun itu.
Manager External Relations PT KCI Adli Hakim menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan lebih dari 4.000 petugas pelayanan dan pengamanan PT KCI dibantu anggota marinir yang tersebar di 80 stasiun memberikan edukasi kepada para penumpang agar tetap menjaga jarak cegah penyebaran virus corona COVID-19.
Baca Juga: Komunitas Pengguna KRL Surati PT KCI Tolak Pembatasan Transportasi Umum
Berita Terkait
-
Komunitas Pengguna KRL Surati PT KCI Tolak Pembatasan Transportasi Umum
-
Warga Masih Berdesakan di KRL, Kemenhub Desak Pemda Perketat Izin Usaha
-
Penumpang KRL Berjubel saat Corona, Kemenhub: Kejadian di Luar Prediksi
-
Membludaknya Penumpang KRL saat PSBB Jakarta
-
Cerita Petugas Saat Penumpang KRL Membludak: Mereka Antre dari Jam 4 Subuh
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah