Suara.com - DKI Jakarta saat ini memang sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus laju penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.
Beragam aspek kegiatan masyarakat dibatasi, namun hal tersebut tak menghalangi Haikal Hassan untuk menyalurkan paket bantuan sembako ke masyarakat.
Lewat media sosialnya, ia mengunggah kegiatannya dari membawa puluhan plastik paket sembako pakai angkutan umum hingga membagikannya ke masyarakat.
Dalam ucapannya, ia mengatakan kegiatannya ini tak ada maksud riya' atau pamer, ia bilang ini adalah dakwah agar yang lain mengikuti kegiatannya bagi-bagi sembako.
"Ini untuk tetangga-tetangga sekitar saja," ucapnya.
Dalam kegiatannya itu, ia dibantu beberapa orang untuk membagikan paketan yang dibungkus dengan plastik warna merah tersebut.
Pria yang akrab disapa'Babe' ini juga terlihat berjalan dari rumah ke rumah untuk menyerahkan bantuan di wilayah yang didatanginya.
Bila pemilik rumah tak ada di rumah, ia pun menggantungkan paketan tersebut di pagar atau di gagang pintu rumah tersebut.
Haikal yang vokal dalam menyuarakan kritik kepada pemerintah itu dalam unggahannya juga memohon maaf jika aksinya itu dianggap melanggar PSBB.
Baca Juga: Profil Andi Taufan Garuda Putra, Stafsus Jokowi yang Surati Camat
"Terpaksa saya lakukan," jelasnya.
Meski begitu, aksi bagi-bagi paket sembako yang dilakukan Haikal Hassan sangat diapresiasi oleh warganet. Unggahannya dibagikan lebih dari 2000 kali sejak diunggah pada Senin (13/4/2020) lalu.
"Untuk saat ini nggak usah mikir pahala/Ria, yg penting mau membantu, jangan cuma banyak bacot, sok yg merasa banyak duit bisa mencontoh ustad Haikal Hasan," puji Edi Suyanto dalam kolom komentar unggahan.
"Barokalloh babeeee.....cakkeeepp deeh kasih contoh yg bener ," tambah Sovie Budi Prakoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong