Sementara itu di Victoria, Premier Daniel Andrews mengatakan pelonggaran beroperasi bar, cafe dan restoran tampaknya masih akan butuh waktu lagi, meski angka penularan di Victroia terus menurun.
"Bila warga berpikiran bahwa sekarang semua sudah berakhir, angka sangat rendah, dan kita semua bisa kembali ke kehidupan normal, jawabannya adalah tidak."
Negara bagian Victoria menerapkan status keadaan darurat sampai akhir Mei, namun pembatasan aktivitas warga terkait virus corona tampaknya masih akan lebih lama dari itu.
Premier Andrews kembali mengingatkan kemungkinan pelonggaran aturan yang terlalu dini malah berisiko adanya gelombang kedua penyebaran virus corona, seperti yang terjadi di Singapura dan Jepang.
"Begitu banyak negara di dunia menerapkan aturan yang sama, dan kemudian melonggarkan aturan tersebut, kemudian virus kembali dan harus melakukan karantina yang lebih buruk dari apa yang kita lakukan sekarang," kata Premier Andrews.
Di negara bagian Queensland, tidak adanya kasus corona sama sekali dalam 24 jam terakhir disambut baik oleh Premier Annastacia Palaszczuk.
"Ini berita yang bagus sekali, hal yang sudah ingin kita lihat dalam beberapa minggu terakhir."
"Dari jumlah penduduk yang besar di Queensland — hampir 5 juta orang — sampai ke tidak ada kasus, saya kira sudah 81 hari sejak kita mencapai rekor ini."
"Bila kita bisa mempertahankannya dalam minggu-minggu mendatang, saya yakin berarti kita bisa membuat beberapa perubahan dan melonggarkan beberapa hal," katanya.
Baca Juga: Tinggalkan Indonesia karena Pandemi, Ini Curhat Sedih Jurnalis Australia
Di negara bagian yang lebih kecil, seperti Kawasan Australia Utara, atau Northern Territory, keadaaannya jauh lebih baik.
Minggu kemarin (19/04), Premier Michael Gunner mengatakan negara bagiannya merupakan "tempat yang paling aman di Australia saat ini".
Angka statistik sejauh ini mendukung pernyataan tersebut.
Di NT, angka infeksi virus corona merupakan yang terendah di Autralia, yaitu 11,4 kasus per 100 ribu penduduk, dibanding di NSW dengan angka tertinggi, yaitu 36,17 kasus per 100 ribu penduduk.
Sejak adanya kasus positif dua minggu lalu di NT, selama 14 hari terakhir tidak ada kasus penularan antar warga, selain juga menjadi satu-satunya negara bagian di Australia yang sejauh ini belum ada yang meninggal karena COVID-19.4
Sumber: ABC Indonesia
Berita Terkait
-
24 ABK KM Lambelu Makassar Positif Corona, Dilarikan ke RS
-
Viral Petani Buang Bunga sampai Jadi Pakan Ternak, Akibat Corona
-
Dikira Corona, Pria Epilepsi Dibiarkan Warga Terkapar hingga Bangun Sendiri
-
Pantau Para Pemainnya, Pelatih Bali United Ingatkan Soal Berat Badan
-
PSBB Corona di Depok, Pelayan RM Padang di Margonda Pakai Face Shield
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat