Suara.com - Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT telah memerintahkan Kapolresta dan Kakansatpol PP setempat untuk memanggil 20 pengurus masjid dan musala di Tampan.
Ke-20 pengurus masjid tersebut diketahui masih nekat menyelenggarakan salat tarawih dan salat berjamaah di masjid saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Saya dapat laporan di Tampan ada 20-an masjid dan mushala yang masih buka dan menyelenggarakan salat tarawih berjamaah," kata Firdaus dilansir Antara, Senin (27/4/2020).
Firdaus mengatakan, bagi pengurus masjid dan mushala yang masih tetap membangkang untuk melaksanakan ibadah meski sudah dilarang akan ditindak tegas oleh Pemko.
"Mereka akan diberikan penerangan dan pemahaman tentang Covid-19 langsung ke telinganya," katanya agak geram.
Firdaus juga heran, semua aturan dan pelarangan sudah ada tentang pelarangan pelaksanaan ibadah di masjid dan mushala, akan tetapi para pengurus tetap kekeh melaksanakannya.
Padahal Tampan saat ini kecamatan tertinggi kasus kejadian Covid-19 nya baik yang positif, maupun yang meninggal.
"Tampan nomor satu penyumbang Covid-19, sudah zona merah," kata Firdaus.
Firdaus meminta agar para pengurus sadar dan mau mengikuti aturan Pemerintah dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Line-up Seri Ketiga Virtual MotoGP Spanyol, Rossi Absen
"Al Quran sudah menegaskan, MUI pusat sampai daerah juga, Pemerintah pusat sebagai ulil amri mengeluarkan larangan, siapa lagi yang mau diikuti?" kata Firdaus.
Berita Terkait
-
Pulogadung Kondusif Pasca Aksi Geruduk Rumah Pak Haji yang Larang Tarawih
-
Pak Haji di Pulogadung Digeruduk karena Larang Tarawih: Saya Maafkan
-
Cerita Aselih soal Rumah Digeruduk Massa karena Laporkan Tarawih
-
Pengakuan Haji Aselih soal Rumah Diserbu Massa karena Laporkan Tarawih
-
Masjid Ditutup, Warga Ngotot Panjat Pagar Demi Salat Tarawih
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online!
-
WN Australia Pimpin Anak Usaha Danantara, PDIP: Jangan Sampai Bangsa Sendiri Tersingkir
-
Komplotan Penipu Kuras ATM dan Perhiasan Lansia di Hotel Harris Kelapa Gading, 20 Kartu ATM Disita
-
Lepas 1.105 Peserta, Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda
-
Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Sempat Lumpuh Total, Jalur Stasiun Pasar Senen Akhirnya Pulih Usai 2 Kereta Tergelincir Berbarengan
-
KPK Dalami Dugaan Aliran Duit dari Wakil Ketua PN Depok
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan
-
Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat