Suara.com - Bahar bin Smith, foto pengkhotbah sekaligus narapidana kasus penganiayaan anak di bawah umur yang berpose dengan sejumlah orang viral di media-media sosial.
Foto itu ditafsirkan sebagai Bahar bin Smith di dalam Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama napi-napi lain yang sudah menjadi muridnya.
Potret yang disebar oleh politikus Partai Gerindra Fadli Zon melalui akun Twitter tersebut, banyak diragukan keasliannya oleh publik.
Namun, pengacara Bahar, yakni Ichwan Tuankotta, menyebut para napi itu adalah sebagian dari murid Bahar.
"Hampir 80 persen penghuni lapas jadi murid beliau," kata Ichwan saat dihubungi Suara.com, Selasa (28/4/2020).
Profesinya sebagai penceramah tidak lepas begitu saja ketika Bahar menjadi seorang napi kriminal. Di dalam lapas pun Bahar tetap menjalankan profesinya tersebut, dengan memberikan beragam ilmu agama kepada napi di sana.
Ichwan mengatakan, Bahar biasa memberikan ilmu agama setiap siang dan sore. Ketika siang hari, Bahar akan mengajarkan muridnya soal hadis. Kalau malam Bahar akan mengajarkan soal kitab Manhajus Sawi.
Bukan hanya sekadar memberikan ilmu agama, Bahar juga sempat membuat napi nonmuslim menjadi mualaf.
"Yah beliau kan ulama. Di samping banyak muridnya beliau juga beberapa kali mengislamkan orang di lapas.”
Baca Juga: Bantah Editan, Pengacara: 80 Persen Napi Lapas Cibinong Murid Bahar Smith
Sebelumnya, Bahar bin Smith terbukti melakukan penganiayaan terhadap dua remaja dan divonis selama tiga tahun penjara.
Dalam persidangan, Bahar didakwa dengan dua pasal primer dan 5 pasal sekunder tentang penganiayaan dan perampasan hak kemerdekaan.
Bahar didakwa dengan dakwaan primer pasal 333 ayat 2 Kitab undang-undang hukum Pindahnya (KUHP) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.
Berita Terkait
-
Bantah Editan, Pengacara: 80 Persen Napi Lapas Cibinong Murid Bahar Smith
-
Viral Kades di Subang Protes Jokowi, Fadli Zon: Saya Salut
-
Foto Epik Bahar Smith dengan Muridnya di Lapas dan 4 Berita Heboh Lainnya
-
Bahar Smith Berfoto dengan Para Muridnya di Lapas, Fadli Zon: Ini Epik!
-
Fadli Zon soal Belva Devara: Sekalian Harus Mundur dari Proyeknya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan