Suara.com - Tari, seorang waria pekerja seksual di kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, turut merasakan dampak yang sangat berat selama masa pandemi virus corona Covid-19. Tetapi, Tari ogah mencari pekerjaan lain.
Transgerder perempuan (transpuan) ini mengakui, sejak virus corona mulai menyebar dirinya kesulitan mencari pelanggan. Terlebih lagi ketika Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Ada paling satu (pelanggan), sudah. Itu mah enggak seberapa ya kan," ujar Tari saat dihubungi Suara.com, Senin (27/4/2020).
Ia menuturkan, sejak Maret 2020 tak ada lagi pelanggan. Tari tak mau mencoba peruntungannya di profesi lain atau mengikuti rekan waria lainnya dengan menjadi pengamen hingga pedagang kue.
Selain tak tahu harus bekerja sebagai apa, Tari juga takut dengan penyebaran corona jika harus banyak beraktifitas di luar kostnya. Ia lantas memilih menunggu sampai situasinya benar-benar kondusif.
"Aku belum bisa kayak begitu (ganti pekerjaan), aku belum berani," jelasnya.
Sekarang Tari hidup dengan hanya mengandalkan bantuan dan tabungannya. Namun jika situasi corona tak kunjung kondusif, ia mau tidak mau akan mencoba pekerjaan lain.
"Kalau mungkin udah bener-bener susah banget, mungkin kita cari jalan lain kali ya," pungkasnya.
Baca Juga: Klaim Tren Pasien Corona Menurun, Anies Ingin Keluar dari PSBB
Berita Terkait
-
Nasib Waria di Tengah Pandemi, Antara Kebutuhan Perut dan Diskriminasi
-
Perangi Corona, Waria Kulon Progo Bagikan Masker Gratis ke Pengguna Jalan
-
Libur Sekolah Jadi Waria, Pelajar Diciduk saat Servis Pelanggan di Stasiun
-
Siswa SMK Jadi Waria Jual Diri di Stasiun, Lagi Butuh Duit Banget
-
Iseng Jadi Waria, Pelajar SMK Kena Razia
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini