Suara.com - Setelah sempat tertunda akibat wabah pandemi virus corona, pernikahan pasangan asal Selangor, Malaysia ini akhirnya berhasil digelar secara daring menggunakan aplikasi Skype.
Melansir dari laman Channel News Asia, Siti Jaslin Johari dan Muhammad Ameer Ashraf mulanya berencana menggelar pesta pernikahan di aula dengan mengundang keluarga dan teman.
Namun akibat adanya kebijakan pembatasan sosial (MCO) yang diterapkan pemerintah Malaysia guna menekan sebaran Covid-19, keduanya pun tidak bisa bertemu karena harus tinggal di rumah masing-masing, dan membuat pernikahan yang harusnya digelar pada 4 April lalu pun terpaksa ditunda.
Pasangan ini bisa bernapas lega setelah Departemen Agama Islam Selangor (JAIS) mengumumkan bahwa pernikahan bisa dilakukan secara daring apabila kedua mempelai telah menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk persetujuan.
"Kami tidak ingin menunda pernikahan lagi. Kami ditawari kesempatan akad secara daring, jadi kami langsung melakukannya," kata Siti Jaslin.
Jaslin dan Ameer pun kemudian mengajukan permintaan kepada JAIS untuk menikah secara daring pada 22 April. Beruntung, permintaan ini diterima.
Sesuai dengan ketentuan dari JAIS, kedua mempelai dianjurkan untuk menginstal Skype dan melakukan latihan sehari sebelum hari yang telah dijadwalkan.
Hingga pada tanggal 22 April, kedua mempelai, keluarga, saksi, hingga petugas pernikahan dari JAIS telah siap bertemu melalui sambungan Skype. Keduanya pun resmi menjadi suami istri.
"Saya tidak sedih harus menikah secara online. Saya senang dan bersyukur karena kami akhirnya halal sebagai suami dan istri," ujar Jaslin.
Baca Juga: 562 Orang di Jakarta Sembuh dari Virus Corona
Sejauh ini di Malaysia, hanya Selangor dan wilayah federal yang mengizinkan pernikahan muslim secara online. Hingga Senin (27/40), JAIS telah menyetujui 13 dari 364 permohonan pernikahan secara online, berdasarkan laporan SelangorKini.
Meskipun begitu, beberapa pihak merasa skeptis terkait legitimasi upacara, karena berpaku pada tradisi islam, di mana kedua mempelai, wali sah, dan dua saksi perlu hadir secara fisik agar penikahan diakui secara sah.
Terkait hal ini, Jaslin tidak terlalu mempermasalahkan. Toh, dirinya telah mengantongi izin dari pihak berwenang.
"Kami yakin itu adalah pernikahan yang sah karena telah disetujuan oleh otoritas agama negara. Ayah saya juga berkonsultasi dengan beberapa pemuka agama dan mengatakan hal tersebut diperbolehkan selama mengikuti protokol dari JAIS," ujar dia.
Untuk saat ini, Jaslin dan Ameer masih tinggal di rumah masing-masing. Adapun keduanya akan bisa bertemu pada Senin (4/5) Mei mendatang.
"Saat ini kami adalah pasngan jarak jauh, tetapi (segera) akan bertemu, serta berpelukan karena kami sekarang sudah resmi menjadi suami istri," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini
-
Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata
-
PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten