Suara.com - Dua orang waria ditangkap polisi usai melakukan aksi pencurian di Jl Ahmad Yani, Sei Lakam, Karimun. Korbannya seorang pria bernama Robiyanto. Ia kehilangan handphone saat diletakkan di dalam jok sepeda motornya, Honda Beat bernopol BP 3003 KK.
Ternyata biang keladinya Su alias Anggun dan Rw alias Nurul. Mereka menggondol HP dengan mencongkel jok sepeda motor tersebut. Robi yang sedang asyik menikmati bandrek pinggir jalan tak menyadari kendaraannya dicongkel para waria ini.
Kejadian tersebut diketahui pada Jumat (27/4/2020) lalu. Korban membuat laporan beberapa hari setelahnya pada 30 April 2020. Polisi tak butuh waktu lama meringkus keduanya. Terlihat dalam video penangkapan keduanya pura-pura lugu saat digelandang polisi dari kos-kosan mereka. Polisi kemudian memborgol tangan keduanya dan membawa ke kantor polisi.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan korban. Saat itu korban mengetahui jika handphone tidak ada setelah berada di rumah.
"Ia kemudian kembali ke lokasi tempat parkiran bandrek untuk mencari namun tidak ditemukan," kata Herie seperti dilansir Batamnews.co.id, kemarin.
Korban kemudian membuat laporan polisi dengan nomor LP-B/23/IV/2020/Kepri/SPK-RES Karimun, tanggal 30/4/2020.
Petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan dan melacak keberadaan handphone korban. Diketahui, handphone Samsung Note Edge warna Putih dengan nomor IMEI 3570880G068914221, digunakan oleh pelaku.
Anggota Satreskrim berhasil melacaknya. "Pelaku berhasil ditangkap bersama dengan barang bukti yang juga kita sita," ucap Herie.
Satu orang tersangka, Su alias Anggun, diketahui seorang residivis pencurian. Kini, Anggun dan Nurul menginap di dalam sel tahanan Polres Karimun. Keduanya dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.
Baca Juga: Hamili Anak Tetangga di Kandang Ayam, Sugianto Masih Bebas Berkeliaran
Berita Terkait
-
Rumah Disambangi Polisi, Ferdian Paleka Mendadak Hilang Kabar
-
Sakit Hati Kena Prank Sembako Isi Batu dan Sampah, 4 Waria Lapor Polisi
-
CEK FAKTA: Benarkah Terjadi Penangkapan Maling Berkepala Anjing di Klaten?
-
Keji! YouTuber Ferdian Paleka Prank Waria Kasih Sembako Isi Batu dan Sampah
-
Beredar Info Maling Berkepala Anjing Tertangkap di Cawas, Ini Faktanya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih