Pada kesempatan itu, Tirta berharap warganet yang menyaksikan agar percaya pada hati nurani sendiri dan tidak gampang mengeluarkan opini mentah.
"Percayalah pada hati nurani kalian. Jangan gampang percaya pada siapapun. Jangan gampang percaya sama Dokter Tirta, Cipeng, Bli Jerinx atau apapun MSM, cari berita yang sesuai kalian baru kalian bisa mengeluarkan opini," katanya.
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, "Bukan berarti kalau kita kena Covid langsung mati, enggak. Covid itu ada. Danger-nya ada tapi bisa sembuh."
Tirta yang kini menjadi relawan penanggulangan Covid-19 juga mengingatkan kepada warganet untuk tetap disiplin menerapkan langkah pencegahan penularan Covid-19.
"So, positive, be positive, optimis, jauhi sesuatu yang berbau negatif. We can do this together. Kuat kita bersinar. Terus cuci tangan. Tetap pakai masker. Jaga jarak. Bli Jerinx pun tetap di rumah aja," ujar Tirta.
Unggahan akun @Ilhamfalah01 kemudian dibagikan ulang oleh Tirta melalui akun Twitter pribadinya, @tirta_hudhi.
Dokumen Covid-19 Raib
Sementara itu, diberitakan sebelumnya, dokter Tirta menjadi korban perampokan. Kaca mobil BMW miliknya dipecah hingga laptop dan dokumen terkait Covid-19 raib.
Insiden tidak mengenakan itu pun disampaikan dokter Tirta lewat akun Instagram-nya pada, Senin (4/5/2020) sekira pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Dokter Tirta: Saya Bersyukur Gak Ditembak, Alhamdulillah!
Menurut Dokter Tirta peristiwa tersebut terjadi tatkala dirinya tengah memarkirkan mobil di sebuah minimarket di kawasan BSD, Serpong, Tanggerang.
"Teror itu nyata nggak sadar diikutin. Baru mampir minimarket abis konsolidasi bahas APD lokal. Kaca mobil saya pecah, Alhamdulilah nyawa masih aman! Stay safe!," tulisnya.
Berdasar keterangan dokter Tirta, barang-barang yang berhasil digondol perampok tersebut yakni satu unit laptop dan beberapa dokumen. Salah satunya, yakni dokumen terkait hasil uji APD lokal.
"Tim saya kehilangan satu laptop .dan beberapa dokumen, salah satunya hasil uji APD lokal wkakaakak. Apa untungnya cuk nyolong berkas," ujarnya.
Atas kejadian tersebut dokter Tirta pun mengaku telah melaporkan kepada aparat kepolisian. Dia berharap kasus tersebut dapat segera terungkap.
"Kami sedang berkoordinasi dengan polisi setempat untuk mengungkapnya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Dokter Tirta: Saya Bersyukur Gak Ditembak, Alhamdulillah!
-
Mobil Dokter Tirta Dibobol, Dokumen Uji APD Dibawa Kabur Pelaku
-
Puas ML Ogah Bayar, Pelanggan yang 12 Kali Tusuk PSK ABG Masih Misterius
-
Live Dokter Tirta, Jerinx Sempat Singgung Hilangnya Menkes Terawan
-
Istri Tukang Sate Jadi Perampok karena Terlilit Utang saat Pandemi Corona
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara