Suara.com - Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi atau biasa dikenal dr Tirta mengakui dirinya teledor saat mobilnya dirampok pecah kaca di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Senin (4/5/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.
dr Tirta menyebut perampok sudah sangat ahli, sebab menurutnya mobil merek BMW Seri 5 yang dia miliki sudah memiliki kaca yang tebal namun tetap bisa dirampok pecah kaca.
Selain kaca mobil yang tebal, relawan COVID-19 itu juga menempelkan stiker BNPB di kaca mobilnya.
"Bro ini mobil BMW serie 5. Lu tau kacanya setebel apa. Dan alarm ga bunyi. Jadi ini maling sangat ahli. Ga kaleng-kaleng. Padahal mobil gue tempel sticker relawan BNPB, id card lengkap, emang pure nekat karena ada kesempatan. Ceroboh gue emang," kata dr Tirta melalui akun twitternya @tirta_hudi dikutip Suara.com pada Selasa (5/5/2020).
Dia pun membandingkan di dekat mobilnya, ada sebuah mobil mewah lainnya merek Mercedes-Benz E230 yang tingkat ketebalan kaca filmnya lebih tipis namun tetap aman dari rampok pecah kaca.
"Di seberang ada Mercy-E230, ada tas pink, kaca film 50 persen, aman-aman aje. Kaca film saya, gelap. Disitulah saya meremehkan. 2-3 menit, balik, boom," lanjutnya.
Akibat insiden ini, perampok berhasil membawa satu unit laptop, tas dan beberapa dokumen, salah satunya dokumen hasil uji Alat Pelindung Diri Lokal.
Terlebih yang terpenting menurutnya, kekinian dirinya dalam keadaan baik-baik saja dan dia mengakui kejadian ini tidak terkait dengan teori konspirasi yang belakangan ia diskusikan bersama drummer Superman Is Dead, Jerinx.
"BTW kejahatan ya kejahatan, jangan disangkut pautin konspirasi yoww, intinya kemalingan hahaha," tegasnya.
Baca Juga: Kerampokan, dr. Tirta: Jangan Sangkut Pautin Konspirasi, Intinya Kemalingan
dr Tirta juga telah melaporkan kejadian ini ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/2647/V/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 4 Mei 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!