Suara.com - Penyanyi kondang Didi Kempot meninggal dunia di usia 53 tahun. Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah pada Selasa (5/5/2020) pagi.
Pemilik nama lengkap Dionisius Prasetyo itu memulai karier bermusik sejak tahun 1984, lebih dari tiga puluh tahun yang lalu. Tetapi, alih-alih meredup, namanya justru semakin bersinar hingga detik-detik terakhir dalam hidupnya.
Beberapa tahun belakangan, popularitasnya semakin meningkat terutama di kalangan muda. Ia bahkan dijuluki The Godfather of Broken Heart berkat lagu-lagunya yang bernuansa patah hati.
Media asing South China Morning Post, menyebut sosok Didi Kempot sebagai penjaga gawang bahasa Jawa dalam budaya pop tanah air. Ia dinilai mampu mengubah genre musik campursari menjadi lebih menarik sehingga digandrungi oleh kalangan anak muda.
"Via Vallen dan Didi Kempot menjaga bahasa Jawa tetap hidup dalam budaya pop," demikian tulis South China Morning Post, Senin (2/12/2019).
Sepanjang kariernya, almarhum telah menulis lebih dari 700 lagu di mana hampir sebagian besar menggunakan bahasa Jawa.
Menjelang tutup usia, ia bahkan sempat menulis lagu tentang wabah virus corona berjudul "Ojo Mudik" yang berarti "Jangan Mudik".
Lagu tersebut ditulis sebagai imbauan agar masyarakat tidak mudik ke kampung halaman selama wabah COVID-19 belum surut.
Selain itu, Lord Didi juga sempat menggelar konser amal pada tanggal 11 April 2020. Konser yang ditayangkan lewat Kompas TV itu berhasil menggalang dana hingga lebih dari Rp 3 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak corona.
Baca Juga: Didi Kempot Meninggal, Jokowi : Selamat Jalan The Godfather of Broken Heart
Berita Terkait
-
Kenang Sang Maestro Ambyar, Didi Kempot Bakal Hadir dalam Format AI
-
Langgam 'Kuncung' Didi Kempot, Kesederhanaan Hidup yang Kini Dirindukan
-
Profil Saka Kempot dari Didatangi Sang Ayah Lewat Mimpi hingga Bikin Trending Lagu Layang Kangen
-
Dari Ndeso Jadi Ngetop: Perjalanan Musik Jawa yang Relatable!
-
Banyu Langit Didi Kempot Mendapatkan Nafas Baru di Tangan Rommy Va
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno