Suara.com - Muthia Nabila (23), menjadi korban penjambretan di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (27/4/2020). Menurut saksi mata, pelaku penjambretan sempat mengacungkan celurit.
Hal itu disampaikan oleh warga yang bekerja sebagai supir pribadi tak jauh dari lokasi kejadian. Pria berinisial E (40), mengaku melihat secara langsung detik-detik saat Nabila alami penjambretan dan akhirnya meregang nyawa.
"Saya kebetulan mau nyebrang. Tiba-tiba ada dua pengendara jatuh dua orang laki-laki dan satu orang perempuan," kata E saat ditemui di sekitar lokasi, pada Senin (5/5/2020).
E menuturkan, bahwa kejadian jatuhnya dua pengendara tersebut merupakan kecelakaan biasa. Namun tiba-tiba ada warga lain yang meneriaki salah satu pengendara bahwa merupakan jambret.
"Begitu dua langkah mereka jatuh di depan saya, baru juga saya mau tolongin, tiba-tiba warga dibelakang teriakin jambret. Langsung salah satu jambretnya ambil kinci motor starter dan yang satu lagi pakai jaket ojol tiba-tiba ngacungin celurit," ungkapnya.
Melihat pelaku mengacungkan celurit, akhirnya E dan warga lainnya perlahan mundur lantaran merasa takut dilukai. Adapun, dua laki-laki penjambret tersebut berhasil melarikan diri.
"Sempat di stop juga sama warga. Tapi lolos mereka berdua. Ada yang ngejar juga," tuturnya.
Sementara itu, korban yakni Nabila setelah jatuh mengalami luka yang serius dibagian kepala. Menurut E, Nabila sempat terhantam mobil sebelum jatuh dan kepalanya membentur aspal.
"Kurang lebih 2 sampai 3 menit kemudian korban ditolong warga. Diangkat ke mobil bak dan dibawa ke Rumah Sakit," tutupnya.
Baca Juga: Berniat Melerai Tawuran di Depok, Bajuri Tewas Dibacok
Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan bernama Muthia Nabila (23) menjadi korban penjambretan di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020) pagi.
Saat kejadian, suasana di lokasi tampak lenggang mengingat Provinsi DKI Jakarta kekinian menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya mengatakan, korban mengalami kecelakaan seusai dua orang yang membuntuti menjambretnya. Korban terjatuh seusai sepeda motor yang dikendarai di pepet kedua pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka