Suara.com - Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Miftah Maulana Habiburrahman atau dikenal Gus Miftah menegaskan bahwa Didi Kempot seorang muslim. Ia pun menunjukkan buktinya.
Hal ini disampaikan oleh Gus Miftah dalam postingan di akun Instagram pribadinya, Selasa (5/5/2020).
"Mohon maaf saya tegaskan almarhum Didi kempot adalah seorang MUSLIM!!!!" tulis Gus Miftah.
Dengan tegas, Gus Miftah juga meminta agar publik tidak perlu lagi memperdebatkan persoalan ini.
"Tolong jangan berdebat lagi dan mohon doa terbaik untuk beliau....alfatihah," ujar Gus Miftah.
Dalam unggahan itu, Gus Miftah menunjukkan beberapa potongan video yang memperlihatkan sosok Didi Kempot satu panggung dengannya.
Dua cuplikan video menunjukkan saat Didi Kempot berada di acara pengajian bersama Gus Miftah.
Tertera keterangan di sana "Mujahadah Dzikrul Ghaffilin Ponpes Ora Aji Sabtu, 26 Januari 2019."
Selain itu, Gus Miftah juga mencantumkan tautan dari artikel Kumparan yang dimuat dalam Babe berjudul "Perjalanan Ruhani Didi Kempot: Jadi Mualaf hingga Mengaji ke Gus Miftah".
Baca Juga: Stres Kekurangan APD, Dokter Lompat dari Lantai Dua Rumah Sakit
Sebelumnya, publik sempat bingung ketika mau mengirim doa untuk Didi Kempot mereka tidak tahu agama apa yang dianut sang maestro.
Pasalnya, dalam beberapa gambar ucapan bela sungkawa yang beredar luas di media sosial nama Didi Kempot ditulis "Dionisius Prasetyo". Seperti gambar yang diunggah di Instagram resmi Kantor Staf Presiden.
Salah satu warganet @aa_***u mengaku kebingungan dengan agama sang maestro.
"Tahun 2001 dapat temen baru dari Bojonegoro, medhok. Nyanyinya selalu campursari. Dulu belum ada YouTube, nggak tahu siapa Didi Kempot. Tahun itu kami taunya SO7, Padi, T.Corrs, POD, atau Nirvana. Saya tidak tahu apa agama mas Didi, jadi #RIP saja," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (5/5/2020).
Berdasarkan penelusuran Suara.com, Didi Kempot memiliki nama asli Didi Prasetyo. Ia lahir di Surakarta, 30 Desember 1966.
Tertulis di kartu identitasnya, Didi Kempot beragama Islam. Bahkan sebelum meninggal, Didi Kempot memiliki keinginan menjalani ibadah umrah.
Berita Terkait
-
Sebelum Tampil di Ngobam, Bayaran Didi Kempot "Cuma" Rp 25 Juta
-
Cerita Menarik Furry Setya Saat Minta Foto Bareng Didi Kempot
-
Keluarga Ungkap Keluhan Didi Kempot Soal Penyakitnya
-
Sedih Didi Kempot Meninggal, Sudjiwo Tedjo Enggan Ucap Turut Berduka Cita
-
Wakil Ketua KPK Kenang Almarhum Didi Kempot Sebagai Seniman Antikorupsi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat