Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain alias Tengku Zul, melaporkan ada orang tak bertanggung jawab yang memanipulasi status Twitter miliknya.
Hal itu diungkap oleh Tengku Zul melalui akun Twitter miliknya @ustadtengkuzul. Ia mengunggah foto tangkapan layar status Twitter miliknya yang dimanipulasi oleh orang tak bertanggung jawab.
"Ini kerja tim kolam karena kalap. Memakai teknik Photoshop seolah-olah cuitan saya," kata Tengku Zul dikutip Suara.com, Rabu (6/5/2020).
Isi cuitan dalam foto tangkapan layar tersebut yakni, "Maafkan saya tidak puasa, maklum sudah tua." Pada foto profil akun tersebut berbeda dengan foto asli akun milik Tengku Zul.
Ia mencurigai foto tersebut merupakan hasil editan tangan-tangan jahil. Sebab tidak ada keterangan tanggal dikeluarkanya cuitan tersebut.
Tengku Zul menduga orang yang tak bertanggung jawab itu sengaja menebarkan kebencian untuknya sehingga akun miliknya dilaporkan oleh warganet sebagai sampah atau spam. Muaranya, akun Twitter milik Tengku Zul akan disuspend oleh pihak Twitter.
"Maksudnya agar akun @ustadtengkuzul yang asli ini dilaporkan ramai-ramai sebagai spam lalu akun saya disuspend. Licik sekali gaya PKI. Paham, netizen kan?" ungkap Tengku Zul.
Cuitan Tengku Zul tersebut mendapatkan respons dari warganet. Banyak warganet meminta agar Tengku Zul meningkatkan keamanan akunnya agar tak diretas hingga mereka melaporkan adanya akun-akun palus Twitter lainnya yang mengatasnamakan Tengku Zul.
Baca Juga: Buka Lagi Transportasi, Pimpinan MPR: Bukti Pemerintah Gagal Tangani Corona
Berita Terkait
-
Salut! Aksi Rayakan Kelulusan Anak SMA Ini Tuai Pujian
-
3 Trik WhatsApp ala Warganet Ini Jarang Diketahui
-
Dikira Tutut, Warganet Ini Temukan Sesuatu Tak Terduga di Makanannya
-
Bikin Senyum Sendiri, Warganet Ini Buat Meme Gombalan dari Logo Makanan
-
Tak Suka Gunakan Huruf Kapital, Aksi Warganet Ini Bikin Ngakak
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter