Suara.com - Guna menghindari kentang yang tak terbeli selama pandemi, terbuang percuma, Komisi Kentang Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, membagikan kentang kepada para warga secara gratis.
Para warga diperbolehkan mengambil satu karung berisi kentang secara gratis yang dibagikan di Salvation Army, Auburn pada Kamis (7/5) lalu.
Menyadur Reuters, stok kentang melimpah kini tengah mangkrak di gudang-gudang kentang Washington. Padahal, gudang-gudang tersebut harusnya segera dikosongkan mengingat Juli nanti merupakan musim panen.
Komisi Kentang Negara Bagian Washington mengatakan, warga setidaknya harus mengonsumsi 226 kilogram kentang supaya persediaan di gudang bisa kosong dan tak terbuang percuma.
"Semua orang di Washington harus makan sekitar 226 kg mulai dari sekarang hingga 4 Juli untuk menghabiskan stok," kata direktur pemasaran Komisi Kentang Washington, Brandy Tucker.
Komisi Kentang Washington berusaha untuk terus mengadakan acara pembagian kentang secara gratis hingga akhir Mei.
Sementara, Departemen Pertanian AS juga berupaya mengosongkan stok dengan membeli kentang dari para petani, dan mengirimkannya ke bank makanan.
Seorang petani kentang di Quincy, Adam Weber, menyebut lebih baik memberikan kentang dari pada membuangnya Termasuk, menjualnya dengan harga murah.
Berkaca pada menurunnya permintaan kentang dari pembeli, ia juga berencana menanam lebih sedikit kentang, yakni sekitar 1.000 hektar dibandingkan normalnya 6.500 hektar.
Baca Juga: Pemerintah RI Cari Utang 7 Miliar Dolar AS untuk Pulihkan Ekonomi
"Mereka (petani kentang) akan kewalahan," kata Weber.
Washington merupakan daerah pemasok kentang terbesar kedua di Amerika Serikat, setelah Idaho. Ratusan juta kilogram kentang biasanya diolah menjadi kentang goreng dan hash brown.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'