Suara.com - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan usia yang paling rentan terinfeksi Virus Corona atau Covid-19 berada pada rentang 45 tahun ke atas. Selain rentan terinfeksi, pada rentang usia tersebut juga paling banyak menyumbang angka kematian.
Namun, Wiku menegaskan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta juga akan lebih mudah terinfeksi Virus Corona.
"Kasus-kasus yang meninggal usia diatas 45 tahun total gabungan 85 persen," kata Wiku dalam pemaparannya yang disiarkan langsung melalui YouTube BNPB, Sabtu (9/5/2020).
Meski begitu, dia memaparkan menurut data yang terhimpun, masyarakat positif Covid-19 saat ini didominasi oleh usia 31 hingga 59 tahun. Akan tetapi, ada risiko kematian lebih tinggi kepada pasien yang usianya lebih dari 45 tahun. Data itu didapat dari Dinas Kesehatan, rumah sakit hingga puskesmas untuk melihat keadaan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Kemudian terkait masyarakat yang terkena Covid-19 karena adanya penyakit penyerta, dia menyebut sebagian dari pasien mempunyai penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes hingga jantung.
Dengan begitu Wiku meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa melindungi anggota keluarganya yang memiliki penyakit penyerta tersebut terhindar dari penularan Covid-19. Pun dengan yang memiliki penyakit penyerta juga kini harus lebih hati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Ekstra berhati-hati dan anggota masyarakat lainnya juga melindungi orang-orang yang memiliki penyakit penyerta ini," katanya.
Berita Terkait
-
Jenis Virus Corona yang Menyebar di Indonesia Belum Teridentifikasi
-
Update Pasien RSD Wisma Atlet Sabtu: 662 Positif Corona, 61 PDP, 160 ODP
-
Update Corona Global: Angka Infeksi 4 Juta Lebih, Indonesia Lampaui Korsel
-
Peneliti Menemukan Ratusan Mutasi Virus Corona, Apa Dampaknya?
-
Tiga Tantangan Dihadapi Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Apa Saja?
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual