Suara.com - Update Corona Global: Angka Infeksi 4 Juta Lebih, Indonesia Lampaui Korsel
Kasus positif virus corona Covid-19 di seluruh dunia semakin bertambah.
Mengutip laman Worldometers, Sabtu (9/5/2020) pukul 6.20 WIB tercatat angka infeksi Covid-19 sudah tembus lebih dari 4 juta orang atau tepatnya 4.008.099. Ada 1.377.124 orang yang sudah dinyatakan sembuh, dan 275.784 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Amerika Serikat masih menjadi negara penyumbang temuan kasus tertinggi yakni sebanyak 1.320.272 orang. Dari data tersebut, sebanyak 78.532 orang dinyatakan meninggal dunia. Bahkan angka penambahan kematian di Amerika Serikat masih cukup tinggi yakni 1.604 dalam sehari.
Di sisi lain, sebanyak 222.890 orang sudah dinyatakan sembuh. Ini berarti tingkat kesembuhan di Amerika cukup rendah, yakni 16,1 persen.
Setelah Amerika Serikat, Spanyol berada di urutan kedua dengan temuan kasus positif sebanyak 260.117 orang, penambahan kasus per hari di Spanyol bisa mencapai 3.262 orang. Tercatat 26.299 orang meninggal dunia.
Tapi, angka kesembuhan di Spanyol masih lebih baik dibanding Amerika, karena sudah ada sebanyak 168.408 orang yang sembuh. Itu berarti 64,7 persen pasien Covid-19 di Spanyol berhasil sembuh.
Setelahnya diurutan ketiga masih Italia dengan total kasus positif 217.185. 99.023 orang sembuh, dan 30.201 orang meninggal dunia.
Hal mengkhawatirkan terjadi di Inggris yang menunjukkan angka kasus yang cukup signifikan, di mana jumlah kasus hampir menyamai Italia, dengan total 211.364 orang dinyatakan positif.
Baca Juga: Canggih, Warganet Ini Masak Telur Dadar Mini Pakai Kaleng Bekas Minuman
Bahkan yang meninggal tercatat di selalu di atas 600 orang per hari. Total kematian di Inggris akibat Covid-19 tercatat 31.241 orang meninggal dunia.
Di dalam negeri, kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah melampaui Korea Selatan dan Filipina yaitu menembus 13.112 kasus dengan 943 orang meninggal dunia dan 2.494 orang sudah dinyatakan sembuh.
Sementara itu, Indonesia telah memiliki dua sumber pemeriksaan spesimen, yakni dengan pemeriksaan real time PCR dan mesin pendeteksi TB yang diubah menjadi pendeteksi Covid-19 atau dinamakan TCM (tes cepat molekuler).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak