Suara.com - Seorang pengendara motor di Kota Bogor, Jawa Barat justru berbalik memarahi petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat diingatkan untuk memakai masker.
Pria tersebut berdalih dirinya hanya menempuh jarak dekat sehingga lupa tidak mengenakan masker. Insiden itu terjadi pada hari Sabtu (9/5/2020) pagi.
Kejadian bermula ketika petugas Satpol PP kota Bogor sedang melakukan patroli di Pasar Jambu Dua guna mengingatkan warga yang tidak tertib menjalankan perintah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Salah satu kewajiban warga saat menjalankan PSBB adalah memakai masker ketika berada di luar rumah. Namun, nahas, ketika bertemu dengan pria berjaket abu-abu itu, petugas malah balik dimarahi.
Insiden yang terekam kamera itu pun viral di media sosial. Banyak akun yang mengunggah ulang video tersebut, salah satunya yaitu akun @bogor24update.
"Pria ini sempat ngomel saat ditegur @satpolpp_kotabogor untuk menggunakan masker. Satpol PP menggelar razia penerapan PSBB di wilayah Pasar Jambu Dua, Sabtu 9 Mei 2020," tulis @bogor24update via Instagram.
Dalam video berdurasi tak lebih dari tiga puluh detik itu, pemuda tersebut tampak marah ketika diingatkan untuk memakai masker.
"Bukan apa-apa pak, saya mau ke Rumah Sakit (RS) ini. Nih, suratnya nih," ujar si pemuda sambil mencoba membuka tasnya.
"Iya, cuma disuruh pakai masker doang. Pakai masker," balas salah seorang petugas.
Baca Juga: Penuh Perjuangan! Ini Kisah Gadis Taipei Cari Pengasuhnya dari Indonesia
Perdebatan pun tak terelakkan. Sang pemuda terus mengomel. Ia mengaku lupa memakai masker karena hanya menempuh jarak yang tidak cukup jauh.
Perselisihan di antara keduanya kemudian berakhir setelah berhasil dilerai oleh petugas lainnya yang memintanya untuk segera meninggalkan tempat.
Warganet pun merasa gemas melihat tingkah laku pemuda tersebut. Mereka menganggap sang pemuda bersalah sehingga seharusnya tak perlu marah-marah.
"Ribet amat. Tinggal pakai masker doang," kata @agngstyn.
"Disuruh pakai masker doang susahnya minta ampun," tulis @afriansyahfaizal.
Berita Terkait
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Kerja 36 Jam hingga Tidur di Lorong, Kasatpol PP DKI: 35 Anggota Saya Meninggal Dalam Setahun!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?