- Pemprov DKI Jakarta melarang swasta menyelenggarakan pesta kembang api malam tahun baru sebagai bentuk empati bencana.
- Satpol PP mengawasi ketat kepatuhan hotel dan mal terhadap larangan tersebut berdasarkan arahan Gubernur.
- Sebagai alternatif, akan ada pertunjukan video mapping drone di Monas dan Bundaran HI Jakarta Pusat.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mengeluarkan larangan bagi pihak swasta untuk menyelenggarakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
Kebijakan tegas ini menyasar para pengelola hotel, pusat perbelanjaan, hingga tempat hiburan di seluruh area administratif ibu kota.
Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan bahwa instruksi tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Pramono Anung.
Satpol PP di setiap wilayah akan melakukan pengawasan ketat guna memastikan kepatuhan para pelaku usaha terhadap aturan yang telah ditetapkan.
Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan perayaan tahun baru berlangsung dengan aman dan terkendali.
"Ya, jadi kemarin kami rapim dengan Pak Gubernur. Sesuai dengan arahannya beliau bahwa akan ada surat edaran Sekda yang menghimbau kepada para pemilik hotel atau mal atau swasta tidak boleh melaksanakan kegiatan pesta kembang api," ungkap Satriadi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Personel Satpol PP akan memonitor setiap sudut kota untuk mendeteksi adanya aktivitas yang bertentangan dengan surat edaran Sekretaris Daerah.
"Nah, nanti kami akan monitor itu. Kami akan monitor, Satpol PP tiap wilayah akan monitor, apakah itu dilaksanakan atau tidak," papar Satriadi.
Satpol PP tidak akan segan memberikan teguran hingga penghentian paksa jika ditemukan pihak yang nekat melanggar aturan tersebut.
Baca Juga: Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan
"Yang pasti kalau ada itu (pelanggaran), kami akan peringatkan untuk dihentikan," tegas Satriadi.
Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta meniadakan pesta kembang api sebagai bentuk tenggang rasa dan empati mendalam terhadap bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.
Sebagai gantinya, pertunjukan video mapping menggunakan drone disiapkan di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.
Pemprov DKI juga memfasilitasi donasi kemanusiaan yang terintegrasi selama acara berlangsung, dengan menggandeng BAZNAS BAZIS dan Bank Jakarta.
Masyarakat dapat berpartisipasi menyisihkan rezeki melalui pemindaian QRIS yang tersedia di berbagai titik acara dan kanal digital secara real time.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!