Suara.com - Universitas Harvard menawarkan 67 kursus online gratis selama pandemi virus corona yang memaksa berbagai negara menekan kebijakan lockdown maupun pembatasan sosial.
Menyadur dari First Post, universitas yang terletak di Cambridge, Amerika Serikat itu menggratiskan kursus online demi mendukung praktik social distancing.
Mahasiswa maupun orang-orang yang tertarik, bisa memanfaatkan materi pelajaran itu dari rumah tanpa harus mengambil risiko berkontak langsung dengan orang lain.
Untuk bisa menikmati kursus online gratis itu, seseorang harus mengunjungi situs Universitas Harvard di bagian katalog Online-learning.harvard.edu.
Jenis kursus yang ditawarkan bermacam-macam mulai dari mata pelajaran pemrograman, kesehatan dan kedokteran, ilmu sosial, ilmu komputer, seni dan desain, hingga bisnis dan humaniora.
Estimasi waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan setiap materi pelajaran berbeda-beda. Dari berkisar satu minggu hingga 12 pekan.
Untuk mendaftar kursus online gratis itu, seseorang harus menuju laman resmi Universitas Harvard atau tautan di atas.
Kemudian mereka tinggal memilih subjek untuk menentukan waktu pelajaran, berapa durasinya, level kesulitannya dan jurusan apa yang ingin dipilih.
Setelah itu pendaftar akan mendapatkan daftar semua program yang sesuai dengan pilihannya tadi.
Baca Juga: Kursus Online Ruangguru di Kartu Prakerja Janggal, DPR: Gratiskan Saja
Apabila telah memilih salah satu materi, pendaftar bakal diminta mengisi formulir dan konfirmasinya akan masuk lewat nomor telepon dan email.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ikuti Perintah Prabowo, Gubernur Pramono Bakal Tertibkan Atribut Partai dan PKL di Trotoar
-
KPK Incar Harta Bos Asing di BUMN, Direksi WNA Wajib Lapor LHKPN
-
Prabowo Kumpulkan Tokoh Islam di Istana Hari Ini, BoP Jadi Salah Satu Agenda Bahasan
-
Disalip Lewat Bahu Kiri, Mobil Jetour Hantam Guardrail dan Terbakar Hebat di Tol Jagorawi
-
KPK Ingatkan WNA yang Jadi Direksi BUMN Wajib Lapor LHKPN 2025, Sindir Bos di Garuda Indonesia?
-
Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
-
Rapat Bersama DPR, PPATK: Transaksi Judi Online di Indonesia Berhasil Ditekan Selama 2025
-
PPATK Kebanjiran Laporan: Ada 21 Ribu Transaksi Keuangan Per Jam Selama Hari Kerja
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?