Suara.com - Semasa pandemi corona alias Covid-19, publik diminta menghindari pertemuan dalam jumlah besar. Namun, hal itu tidak diindahkan satu keluarga di Bahrain ini. Ada harga yang mesti mereka bayar.
Melansir dari Gulf News, Selasa (12/5/2020), acara buka bersama di Bahrain berujung pada 16 anggota keluarga terinfeksi corona alias Covid-19. Mereka tertular anggota keluarga lain yang sakit. Kabar ditu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan setempat.
Mereka terinfeksi corona karena tidak mematuhi tindakan pencegahan, termasuk menghindari pertemuan, memakai masker dan menjaga jarak sosial. Mereka yang terinfeksi menularkan ke semua anggota keluarga, termasuk orang tua, saudara dan beberapa anak.
"Adalah tanggung jawab semua orang untuk mematuhi pedoman dan tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran virus," kata kementerian itu.
Kementerian Kesehatan Bahrain menambahkan, mereka meningkatkan upayanya dan memperluas kapasitas pengujian untuk menjaga keselamatan semua orang melalui deteksi dini kasus dan pelacakan kontak.
Hingga berita ini disusun, pemerintah Bahrain melaporkan 179 kasus COVID-19, di antara 157 pekerja asing dan 22 kontak kasus aktif di samping penambahan enam orang yang sembuh.
Bahrain telah mencatat 4.774 total kasus infeksi, dengan 2.055 pemulihan dan 8 kematian sejauh ini.
Negara tersebut memungkinkan toko dan perusahaan industri dibuka kembali pekan lalu ketika pemerintah melonggarkan pembatasan yang diterapkan untuk memperlambat penyebaran virus corona baru.
Baca Juga: Nasi Bubur, Tradisi Buka Bersama di Masjid Peninggalan Murid Sunan Kalijaga
Berita Terkait
-
Habis Serah Terima Jabatan, Mantan Kapolda Bengkulu Positif Corona
-
Virus Corona Disebut Bisa Masuk Tubuh Lewat Mata, Bagaimana Caranya?
-
Pria 71 Tahun di Kota Sorong Sembuh dari Virus Corona
-
Bantu Lawan COVID-19, Ventilator Buatan Tim Jogja Siap Diproduksi Massal
-
Klaim Kasus Corona di AS Membaik, Donald Trump Malah Dihujat Publik
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak