Suara.com - Warga Singapura terlibat antrean mengular di depan salon-salon di Singapura yang dibuka kembali per Selasa (12/5).
Pembukaan kembali salon setelah ditutup selama tiga minggu ini merupakan salah satu upaya pemerintah Singapura melonggarkan lockdown.
Menyadur Channel News Asia, pembukaan kembali salon ini diikuti dengan aturan setiap pelanggan hanya mendapatkan pelayanan selama satu jam saja.
Sambil mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain, belasan pelanggan nampak berdiri di depan outlet salon. Antrean terlihat di salon di berbagai wilayah sejak Rabu pagi. Kebanyakan yang mengantre adalah para pelanggan pria.
Sejumlah 11 orang nampak berbaris di depan salon QB House di mal PLQ Paya Lebar, bahkan sebelum salon tersebut buka pada pukul 10.30 pagi.
Salah seorang pengunjung, Allen Yeo mengaku telah mengantre sejak pukul 10.00 pagi.
"Karena aku customer pertama, peralatan pasti lebih bersih," kata Yeo.
Pemandangan serupa juga terlihat di salon EC House di SingPost Centre. Sebanyak 10 orang terlihat mengantre untuk dilayani.
Bahkan di Kimage Hair Salon Tiong Bahru Plaza, slot pesanan pelayanan untuk pekan ini telah terisi penuh.
Sementara manajer Shinka Hair Salon, Tommy Chin mengatakan pihaknya hanya menerima permintaan potong rambut.
"Ini hanya untuk potongan rambut, kami tidak bisa melakukan rebonding, perming, dan perawatan lainnya," ujar Chin.
Pelanggan di salon Apgujeong, Cheng, mengatakan ia segera ingin memotong rambut setelah salon-salon dibuka kembali.
"Saya sudah lama tidak potong rambut dan merasa jelek, jadi saya pikir untuk datang ke salon dan potong rambut sesegera mungkin," ujarnya.
Berita Terkait
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
UMKM Binaan BRI Masuk Pasar Dunia, Bukukan Kesepakatan Rp54,5 Miliar di Singapura
-
Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?
-
Polisi Singapura Tangkap Sindikat Predator Digital Pembuat Konten Seksual Anak untuk Media Sosial
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?