Suara.com - Publik sosial media di Singapura dan Malaysia tengah diramaikan oleh unggahan berbau pornografi yang menampilkan seorang flasher perempuan setengah telanjang berjalan-jalan dengan santai di sejumlah tempat.
Flasher adalah istilah bagi seseorang yang memamerkan alat genitalnya dengan sengaja di muka publik.
Begitu seringnya publik melihat wanita flasher ini di tempat umum, foto-fotonya pun tersebar di sosial media seperti Facebook dan Instagram.
Menyadur dari World of Buzz, publik beberapa kali berjumpa dengan flasher wanita yang setengah telanjang, baik topless ataupun bottomless di jalanan umum atau supermarket di Singapura.
Salah satu pengguna Instagram yang memotret kejadian itu menceritakan bahwa dirinya bertemu dengan seorang flasher wanita yang tengah berjalan-jalan dengan suaminya.
Pasangan tersebut diduga telah menggoda orang-orang dan bahkan melakukan aktivitas seksual terlarang di depan umum.
Ketika ditelusuri, pasangan tersebut adalah seorang pria berumur 40-an dan wanita berumur 20-an tahun. Mereka memiliki sebuah akun Twitter yang sudah memiliki lebih dari 37 ribu followers hanya dalam waktu 3 bulan.
Namun pada 15 Mei lalu, Shin Min Dily News melaporkan bahwa akun Twitter mereka telah ditangguhkan.
Selain Twitter, pasangan ini juga memiliki grup Telegram pribadi. Mereka mamatok harga bagi siapa pun yang ingin bergabung dengan grup Telegram mereka.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Ini 5 Aplikasi Zakat Online yang Mudah dan Praktis
Di grup itu, pasangan itu menawarkan 'konten eksklusif' mereka dengan biaya keanggotaan bulanan sebesar 77 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 260 ribu. Selain itu, mereka juga menawarkan paket kombo 3 bulan dengan harga 214 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp. 730 ribuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan langsung dari pihak berwenang Singapura atau Malaysia. Diketahui bahwa membagikan konten porno di Singapura atau Malaysia adalah perbuatan ilegal dan melanggar hukum.
Berita Terkait
-
Langgar Aturan Karantina, Pilot AS Dipenjara di Singapura
-
Singapura Pakai Robot Anjing Ingatkan Jaga Jarak, Bisa 'Ngomong' Lho!
-
Keluarga Miskin Tinggal di Bangunan Kumuh, Ternyata Isinya Bikin Takjub
-
Dirawat di RS, Pasien Ini Dipaksa Bayar Masker Bedah Seharga Rp 700 Ribu
-
Singapura Tunda Keberangkatan Jemaah Haji ke 2021, Indonesia belum pasti
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan