Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menegaskan pemerintah belum melakukan perubahan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah.
Untuk diketahui, hingga saat ini cuti lebaran yang semula 26 Mei hingga 29 Mei 2020 diubah menjadi 28 Desember hingga 31 Desember 2020. Muhadjir menuturkan pertimbangan cuti bersama yang digeser ke akhir tahun, mengingat prediksi waktu yang aman.
"Cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idulfitri belum ada perubahan, tetap yaitu digeser pada 28, 29, 30, dan 31 Desember dengan pertimbangan ini adalah tempat yang paling aman untuk membuat prediksi-prediksi yang paling aman dalam kaitannya masalah wabah Covid," ujar Muhadjir dalam video conference, Rabu (20/5/2020).
Kendati demikian, dalam rapat terbatas internal, Presiden Jokowi kata Muhadjir meminta agar cuti bersama dikaji ulang, yakni kemungikinan digeser berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha pada Juli 2020.
Keputusan menggeser cuti bersama Hari Raya Idulfitri dilakukan, jika kasus Covid-19 di Indonesia sudah menurun atau Covid-19 tidak lagi mengancam.
"Akan tetapi, Bapak Presiden beri catatan nanti pada akhir Juni akan diadakan pengkajian ulang kalau memang Covid-19 sudah turun, sudah tidak lagi mengancam, sangat dimungkinkan untuk memajukan cuti bersama berhimpitan dengan Iduladha yaitu 31 Juli 2020, bisa sebelum atau setelah," ucap dia.
Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan pada 22 Mei 2020 tidak ada cuti bersama untuk ASN dan pegawai BUMN.
"Rapat yang juga singkat menetapkan tanggal 22 Mei tahun 2020 bukan hari cuti bersama untuk ASN dan pegawai BUMN. itu saja. Untuk pegawai-pegawai ASN dan BUMN tetap masuk seperti biasa, tidak ada cuti. Jadi cuti diganti hari yang lain," katanya.
Berita Terkait
-
Pemerintah Resmi Geser Cuti Bersama Idul Fitri
-
Ini Alasan Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri dari Mei ke Desember
-
Cuti Bersama 2020 Bertambah 4 Hari, Ini Rinciannya
-
Cuti Bersama 2020 Bertambah, Catat Daftar 24 Hari Libur Tahun Ini
-
Pemerintah Tetapkan 24 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun 2020
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!