Suara.com - Sebuah video yang menayangan aksi perundungan terhadap seorang remaja perempuan beredar luas di berbagai platform media sosial. Aksi tersebut diduga terjadi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Sejauh ini, Batamnews--jaringan Suara.com masih menelusuri identitas baik korban maupun pelaku perundungan ini. Lokasi dan kapan terjadinya kekerasan tersebut juga masih belum diketahui.
Dalam video tersebut, tampak seorang remaja putri mendapat perlakuan kasar yang dilakukan oleh sekelompok remaja putri lainnya.
Setelah terjadi cekcok mulut, remaja putri yang mengenakan baju berwarna merah dan jilbab coklat dipukul dan ditendang.
Berawal dari korban yang berhadapan dengan seorang perempuan berambut pirang, baju warna-warni dan bercelana hitam. Perempuan itu terdengar berteriak kepada korban yang terlihat cemas.
"Yang mana tes nyali kak? Aku tak ada tes nyali. Aku berani sumpah, bulan puase ni kak," kata korban kepada perempuan itu.
Setelah itu, seorang remaja putri lainnya yang saat itu seperti mengisap rokok langsung mengangkat kaki dan menendang remaja berbaju merah.
Meskipun korban terus berkata dengan nada pembelaan. Namun perempuan itu terus memukul dan menendan korban tanpa henti, sehingga korban terjatuh dalam semak-semak dan kemudian menangis.
Kejadian itu membuat heboh dan geram warganet yang menyaksikan video tersebut. Terkait dengan beredarnya video ini, Polres Karimun masih menyelidiki.
"Pelaku dan korban kekerasan masih dicari," kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono, Jumat (22/5/2020).
Baca Juga: Lagi Jaga Ronda Diserbu Gegara Topi Jatuh, 3 Warga Luka Parah Kena Bacok
Berita Terkait
-
Lahap Santap Burger Kiriman, Rizal Korban Perundungan: Mak, Enak!
-
Begini Pengakuan 8 Pelaku Perundungan Bocah Penjual Jalangkote di Pangkep
-
Vidcall dengan Bocah Penjual Jalangkote yang Dibully, Dedi Mulyadi Menangis
-
Kronologi Bocah Penjual Gorengan yang Dibully Sekelompok Pemuda
-
Ajudan Pribadi Prabowo Ikut Emosi! Viral Bocah Penjual Gorengan Dibully
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau