Suara.com - Petugas palang hitam di TPU Jombang, Tangerang Selatan melakukan cara unik untuk mengekpresikan kegeraman mereka melihat masyarakat yang masih keluar rumah tidak penting saat pandemi virus corona Covid-19.
Ditemui Suara.com pada Sabtu (23/5/2020) mereka membuat sebuah papan nisan kayu yang ditulis ,"Indonesia Bin Terserah Kalian, Kami Tunggu Di Sini, TPU Jombang Tangerang Selatan. Note: ikuti imbauan dinas kesehatan."
Tulisan itu ditulis oleh Febriansyah, anggota palang hitam di TPU Jombang, dia menyebut ide ini muncul atas keprihatinan mereka karena hampir setiap hari menguburkan jenazah dengan protap Covid-19.
"Jadi ini untuk masyarakat yang tidak peduli dengan pandemi virus corona, kayaknya orang Indonesia masih biasa-biasa saja tidak peduli dengan pandemi virus, padahal virus ini membahayakan banget," kata Febriansyah kepada Suara.com, Sabtu (23/5/2020).
Febriansyah mengungkapkan para petugas palang hitam di TPU Jombang ini sampai tidak bisa tidur karena jenazah bisa datang kapan saja setiap harinya.
"Kami 24 jam standby untuk pemakamannya, pernah itu kami paling malam sampai jam 2 sampai jam 3 dini hari," ucapnya.
Dia berpesan, bagi seluruh masyarakat Indonesia agar tetap berada di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak dan tetap mengikuti protokol serta menjaga kesehatan diri selama pandemi belum berakhir
"Pesan saya, untuk masyarakat Indonesia tolong untuk ikuti imbauan pemerintah dan dinas kesehatan, keluar rumah pakai masker dan selalu cuci tangan dengan sabun setiap dari luar kalau tidak kami tunggu di TPU Jombang," tegasnya.
Baca Juga: Warga Demi Opor Ayam Rela Berjubel di Pasar: Insya Allah Gak Apa-apa
Tag
Berita Terkait
-
Bisnis Lesu, Ivan Gunawan Tetap Beri THR ke Seluruh Karyawan
-
Pembuatan Vaksin Covid-19, Berikut 4 Pendekatan yang Digunakan Peneliti
-
Studi: Hidroksiklorokuin & Klorokuin Tidak Bermanfaat bagi Pasien Covid-19
-
Akibat Ucapan Donald Trump, Sikap FDA pada Hidroksiklorokuin Melunak
-
Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi