Suara.com - Sekitar kawasan Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat mendadak ramai pengunjung yang menikmati malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah dengan para pemuda yang berkumpul bersama, Sabtu malam (23/5/2020).
Kerumunan pemuda yang memilih nongkrong di kawasan tersebut tak mengindahkan aturan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dengan berkumpul tanpa membatasi jarak fisik.
Salah satu pemuda yang mengunjungi kawasan tersebut, Marmudin, memilih menghabiskan waktu jelang Lebaran di kawasan Kota Tua, karena dekat dengan lokasi rumah.
"Kalau ke Monas takut enggak bisa karena dijaga sama polisi," ujar warga asal Penjaringan, Jakarta Utara tersebut.
Kedatangan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut turut menyumbang hadirnya keramaian di kawasan itu. Sejak pukul 20.00 WIB, pengunjung terus berdatangan.
Para PKL makanan dan pakaian yang ada di kawasan itu juga tak mengindahkan aturan PSBB, serta membiarkan pembeli berkerumun saat berbelanja.
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat Tamo Sijabat mengatakan telah menugaskan komadan Pol (Manpol) PP Tamansari untuk menertibkan kerumunan.
"Manpol, Camat dan Danramil sedang mendorong mereka kembali pulang," ujar dia. [Antara]
Baca Juga: Malam Takbiran, Ribuan Petugas Kebersihan Disiagakan DLH DKI
Berita Terkait
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Produsen Mie Sedaap PHK Massal Jelang Lebaran 2026 Demi Hindari Bayar THR
-
Kapan Zakat Fitrah Dibayarkan? Jangan Melewati Batas Waktu Ini Agar Tidak Haram
-
Anggota Komisi IX DPR Dorong Pembayaran THR Maju H-14, Ini Alasannya
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Cek Keputusan Resminya di Sini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?