Suara.com - Seorang guru di sebuah sekolah di kawasan barat laut Melbourne, dinyatakan positif Covid-19. Kabar tersebut muncul saat Australia baru saja membuka kembali sekolah hari ini, Selasa (26/5/2020).
Salah seorang guru yang diketahui mengajar di Keilor Downs College itu, didiagnosis terinfeksi virus Corona setelah melakukan tes Covid-19 pada Jumat (26/5/2020).
Menteri Pendidikan Australia, James Merlino menegaskan bahwa kasus itu tak akan memberikan risiko kepada sekolah-sekolah yang baru di buka hari ini.
Pasalnya, guru tersebut dikabarkan belum sekalipun mengunjungi sekolah. Dia juga dinyatakan positif saat melakukan tes di kawasan tempat tinggalnya.
"Tidak ada eksposur ke sekolah. Tidak ada kontak dekat yang diidentifikasi di sekolah," kata James Merlino dilansir dari 9News, Selasa (26/5/2020).
"Karena hal itu, tidak ada tindakan lebih lanjut yang diperlukan di sekolah."
Kepala Sekolah Linda Maxwell dalam sebuah pernyataan mengatakan guru tersebut akan menjalani isolasi di rumah. Dia baru bisa kembali ke sekolah apabila mendapat izin dari Departemen Kesehatan.
"Tolong jangan khawatir apabila salah satu staf kami telah dinyatakan positif COVID-19 dalam tes komunitas," tulisnya lewat Facebook.
"Dia belum pergi ke sekolah sama sekali selama ini. Sehingga, tindakan tidak ada tindakan yang diperlukan di sekolah," tambahnya.
Baca Juga: Terbangkan Balon Udara Secara Ilegal Akan Ditindak Pidana
Linda Maxwell berharap masyarakat bisa tetap tenang dengan kabar tersbut agar proses belajar mengajar yang telah direncanakan bisa terselenggara dengan tenang.
"Saya benar-benar membutuhkan dukungan Anda untuk menjaga semuanya tetap tenang dan untuk memastikan bahwa siswa masih merasa percaya diri untuk kembali ke pengajaran tatap muka," jelas Maxwell.
Para siswa di kawasan Victoria mulai kembali ke sekolah hari ini, Selasa (26/5/2020) setelah hampir dua bulan bejalar dari rumah.
Sekitar 10 ribu staf sekolah juga telah menjalani uji Covid-19 demi memastikan proses pengajaran berlangsung aman.
"Kami sangat berhati-hati dan berhati-hati dengan cara kami menghadapi pandemi ini," kata Menteri Pendidikan James Merlino.
"Kepala sekolah, guru, dan staf pendukung kami telah melakukan pekerjaan yang cemerlang selama tujuh minggu terakhir, terlibat dengan siswa mereka melalui pembelajaran yang fleksibel dan jarak jauh," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag