Suara.com - Dokter Tirta merupakan salah satu influencer yang dikenal vokal menyuarakan penanganan COVID-19 alias corona. Siapa nyana, dia sempat mengalami sejumlah peristiwa yang mengantarkannya menjadi mualaf.
Perjalanan dr Tirta menjadi mualaf salah satunya disampaikan melalui channel situs berbagi video Youtube Masjid Agung Al Azhar yang disiarkan pada 9 Mei 2020 silam.
Menurut dr Tirta, dia pernah bermimpi aneh ketika tertidur pada jam 16.00 WIB. Selain itu, dr Tirta mengaku selalu mendengar azan selama tujuh hari berturut-turut.
Hal itulah yang membuatnya kemudian mantap memeluk Islam. Ketika itu, ayahnya memang beragama Islam, sementara sang ibu beretnis Tionghoa, dan non-Muslim.
Sejak lahir, dr Tirta mengaku dirinya seorang yang atheis. Kondisi itu berlangsung sampai dirinya menginjak bangku kuliah. Sementara sang ayah sempat memintanya mengikuti agama sang ibu.
“Tapi saat itu aku mimpi aneh. Jadi waktu itu, aku ketiduran jam 04.00 sore, aku lihat diri aku terbaring, dan aku seperti terbang tinggi sekali,” kata Dr Tirta menceritakan prosesnya menjadi mualaf seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com--, Selasa (26/5/2020).
Saat terbang, lanjut dr Tirta, dirinya dijaga oleh dua orang berbaju putih dan bercahaya. Penjaga itu lalu mengarahkan Dr Tirta untuk menuju ke sebuah rumah berwarna hijau dan di sana terdapat keranda mayat berwarna hijau serta sembilan orang.
Kesembilan orang itu memakai sorban. Di mana, dia tahu beberapa di antara sembilan orang itu salah satunya adalah imam besar di Makkah, dan pemimpin pondok pesantren yang dia kenal.
“Di situ aku disuruh duduk dan tiba-tiba orang yang ada di dalam keranda itu bangkit, wajahnya bersinar banget, parah,” terang dr Tirta.
Baca Juga: Sempat Atheis, Ini Kisah Perjalanan Spiritual Dokter Tirta
“Dia tidak berkata apa-apa, namun hanya menitipkan surat ke kantong meja dan menghilang,” kisah dr Tirta.
“Salah satu kiyai yang ada di rumah tersebut bilang ke aku, suatu saat kamu tahu tugasmu akan besar. Kemudian saya terbangun dan pas Maghrib.”
Setelah kejadian itu, dr Tirta mulai mendengar kejadian azan tiap jam 09.00 pagi dan jam 12.00 siang. Kejadian itu lalu dia ceritakan kepada ayahnya.
“Bapak cerita saat umrah berdoa untuk mengarahkan aku untuk mendapatkan yang terbaik. Dan sejak saat itu, saya memutuskan masuk Islam,” katanya.
Cerita soal identitasnya menjadi seorang mualaf juga pernah diceritakan dr Tirta saat lulusan kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengisi podcast Deddy Corbuzier.
“Sama-sama belajar muslim melalui mualaf, sama-sama ngegas, semoga ini bukan obrolan pertama kita, dan terus kolaborasi,” tulis dr Tirta kala berfoto bareng eks-suami Kalina tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru