Suara.com - Pada 29 Mei 2020 lusa, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan mengakhir masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid II. Meski begitu, Pemprov Sumbar masih mempertimbangkan kemungkinan perpanjangan penerapan PSBB.
Meski begitu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyampaikan, ada kemungkinan Sumbar bakal diperpanjang hingga 12 Juni. Sebab dari hasil rapat dengan 19 kabupaten dan kota, 16 daerah setuju PSBB diperpanjang. Namun keputusan itu belum final, sebab akan dilakukan kajian apakah diperpanjang atau tidak.
"Sore ini kami rapat, besok diputuskan bersama Bupati/Walikota apakah diperpanjang atau tidak," jelasnya saat dihubungi Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Rabu (26/5/2020).
Selain itu, juga dilakukan kajian akademis dengan berbagai pertimbangan, salah satunya soal keinginan pusat mengirimkan bantuan TNI-Polri ke provinsi tersebut.
"Jadi begini, New Normal kan baru wacana, kami tentu mencarikan jalan terbaik. Kalau PSBB tidak diperpanjang tentu orang keluar masuk Sumbar bebas, artinya akan ada potensi penularan Covid-19 lebih banyak lagi. Sementara grafik kasus positif COVID-19 terus meningkat hingga saat ini," terangnya.
Disebut Nasrul, saat ini pihaknya sedang menyiapkan langkah terbaik untuk menangani kasus Covid-19 di Sumbar. Ia mengaku ada dilema, jika orang dibiarkan masuk menambah penularan, sementara yang telah masuk dibatasi keluar sehingga akan berpengaruh kepada mata pencaharian mereka di dalam.
"Kita harus siap dan perlu kajian matang, soal pemulihan ekonomi pusat juga akan membantu. Kami ingin PSBB tetap lanjut dan New Normal yang untuk penggerak ekonomi tetap berjalan. Bukittinggi sudah punya sikap akan membuka berbagai sektor seperti pariwisata dan sekolah, tetapi mereka menjamin protokol kesehatan berjalan pada setiap sektor itu," ungkapnya.
Bahkan, Bukittinggi mengaku siap bekerjasama dengan pusat untuk mendatangkan TNI-Polri menjaga objek wisata dan pusat keramaian.
"Tadi saya di Bukittinggi, disampaikan langsung oleh mereka keinginan tersebut," terangnya.
Baca Juga: Gubernur Sumbar: Warga Perantau Tak Perlu Pulang Lagi
Meski begitu, Nasrul menyatakan kepastian perpanjangan PSBB tetap diputuskan sebelum masa PSBB jilid II Sumbar berakhir pada 29 Mei 2020.
"Besok kita putuskan bersama setelah mendapat hasil kajian. Hari ini kita dapat di Unand membahas itu," katanya.
Berita Terkait
-
Nyamar jadi TNI Supaya Bisa ke Padang, Warga Disuruh Putar Balik Petugas
-
Tak Bermasker hingga Ribut sama Petugas, Politisi Gerindra Ngaku Bersalah
-
Akui Salah Langgar PSBB, Anggota DPRD Pasaman Janji Bagikan Ribuan Sembako
-
10 Provinsi Tinggi Kasus Corona, Jokowi: Hanya Tiga yang Terapkan PSBB
-
PSBB Sumbar Berakhir 5 Mei, Gubernur Irwan Pertimbangkan Perpanjangan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?
-
Polisi Sempat Lepas Lampu Diduga CCTV Sebelum Geledah Ruko Cipete
-
Akui Rumah Sentul Miliknya, Jampidsus Febrie Masih Rahasikan Sosok Pemilik 74 Kg Emas
-
Pintu Lantai Tiga Ruko Cipete Dipotong, Polisi Buru Jejak Dokumen Kasus Korupsi Hingga TPPU
-
KPK Boyong Bupati Sukoharjo ke Jakarta untuk Pemeriksaan Lanjutan
-
Perpres Pelindungan Jaksa Dinilai Terlalu Longgar, Pakar Minta Batas Pelibatan TNI Dipertegas
-
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?
-
Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin
-
Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan