Suara.com - Setelah Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Capt Ali Ibrahim dinyatakan positif Covid, kini menyusul sang istri Sulama Ali Ibrahim yang terkonfirmasi positif Virus Corona.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan kepastian tersebut, berdasarkan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) RSU Chasan Boesoerie Ternate.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Malut Alwia Assagaf membenarkan, istri wali kota Tidore Kepulauan tersebut positif COVID-19 dan diduga kontak dengan pasien 100 berinisial ASS yang juga Sekretaris Kota Tikep. Meski begitu, Alwia menyatakan kondisi Wali Kota Tikep Ali Ibrahim bersama istrinya dalam kondisi membaik dan tengah menjalani perawatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate.
"Kami terus memantau perkembangan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, termasuk Wali Kota Tikep dan istrinya dan kalau kondisi kesehatannya berangsur-angsur membaik, maka akan dibawa ke Sahid Hotel Ternate untuk menjalani karantina," kata Alwia seperti dilansir Antara di Ternate, Jumat (29/5/2020).
Dia menambahkan, tugas wali kota selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 diharuskan melakukan interaksi dan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pejabat di Kota Tidore Kepulauan, sehingga sangat rentan terpapar Covid-19.
Sebelumnya, dari hasil pemeriksaan spesimen wali kota positif COVID-19 ini, maka terkait dengan istri wali kota Tidore Kepulauan telah dirujuk ke Ternate, karena mengalami gejala batuk ringan tidak ada sesak nafas, sehingga ada pertimbangan untuk dilakukan perawatan.
Mereka dirujuk ke Ternate pada Senin 25 Mei 2020 bertempat di RSU Kota Tidore Kepulauan telah dilaksanakan perawatan intensif oleh dokter rumah sakit terhadap Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim.
Setelah itu, Wali Kota Tidore Kepulauan langsung mendapatkan perawatan oleh tim medis serta pemeriksaan lanjutan dengan dilakukan rapid test dan hasilnya non reaktif, sedangkan dari hasil foto menunjukkan diagnosa Pneumonia Bilateral (paru-paru).
Karena Kota Tidore Kepulauan belum memiliki dokter spesialis paru, sehingga wali kota yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tidore Kepulauan ini dirujuk ke Ternate, selanjutnya tim medis dari RS Tidore kembali melakukan penjemputan terhadap istri wali kota untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan isolasi.
Baca Juga: Dari Penularan di Surabaya Seperti Wuhan hingga Walkot Tikep Positif Corona
Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim bersama delapan orang pasien lainnya berdasarkan hasil Tes Cepat Molekul (TCM) di RSU Chasan Bosoirie terkonfirmasi positif Covid-19. (Antara)
Berita Terkait
-
Dari Penularan di Surabaya Seperti Wuhan hingga Walkot Tikep Positif Corona
-
Wali Kota Tidore Kepulauan Jadi Pasien Positif Covid 128 di RSU Ternate
-
Wali Kota Tidore Kepulauan Terkonfirmasi Positif Covid-19
-
Dirawat di RSU Ternate, Wali Kota Tikep Dinyatakan Berstatus PDP
-
Wali Kota Tikep Dirujuk ke Ternate Pakai Protokol Covid, Istrinya Diisolasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji