Suara.com - Viral di media sosial, cerita seseorang yang menjumpai kejadian menggelikan saat hendak mencarikan sekolah untuk orang terdekatnya.
Sebuah akun Twitter @Fildo_Dildo membagikan kisah tersebut melalui unggahannya yang kekinian mencuri perhatian publik.
Pada Kamis (29/5/2020), mulanya akun tersebut bercerita mengenai adiknya yang baru saja mencarikan sekolah untuk sang keponakan.
Ia menyertakan foto lorong sekolah, tempat yang dikunjungi adiknya itu. Dalam foto itu, tampak dinding sekolah yang dihiasi spanduk berisi kata-kata mutiara.
Namun ada satu spanduk berwarna merah yang menjadi sorotan lantaran tulisannya dinilai janggal.
Spanduk itu memakai bahasa Indonesia dan Inggris dan bertuliskan, "Sopan santun ciri orang berilmu. Bookish people characterictic manner".
Akun Twitter @Fildo_Dildo lantas mengatakan bahwa gegara spanduk ituah, suami adiknya merasa risis karena tulisannya keliru.
"Tadi adik gue nyari sekolah buat ponakan, eh suaminta langsung ilfil gegara liat spanduknya," tulisnya seperti dikutip Suara.com, Sabtu (30/5)
Seperti diketahui, tulisan "Bookish people characteristic manner" merupakan contoh kutipan bahasa Inggris yang keliru digunakan oleh orang Indonesia.
Baca Juga: Valentino Rossi: Saya Tidak Takut Pensiun, Cuma Sedih
Kutipan tersebut dianggap tidak mewakili makna "Sopan santun ciri orang berilmu" semestinya. Namun sering dijumpai di berbagai tempat di Indonesia.
Kontan saja, hal ini memancing atensi warganet untuk berkomentar. Sebagian dari mereka menyesalkan spanduk tersebut hingga menyentil pihak sekolah.
"Itu sekolah nggak ada guru bahasa Inggrisnya apa?" tulis @usernamas**.
"Ada gak lowongan jadi konsultan spanduk sekolah? mau daftar ini," timpal @novita***8.
Sementara warganet lain turut menunjukkan keprihatinannya, melihat spanduk salah tulis tersebut.
"RIP Google Translate," celoteh @Mhazzo****."
Berita Terkait
-
Cara Baru Penipu Kelabui Korban, Modus Pura-pura Jadi Suami Pemilik Motor
-
Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Tak Sama dengan Pembukaan Sekolah
-
Kasus Covid-19 Kembali Meroket, Korea Selatan Tutup Lagi Ratusan Sekolah
-
Respek! Tenaga Medis Indonesia Banjir Dukungan dari Malaysia
-
Saran Ahli Kesehatan Untuk Kemendikbud: Tak Perlu Buru-buru Buka Sekolah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran