Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta klaim telah memberikan bantuan logistik protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19 terhadap 200 orang pengungsi korban kebakaran di Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.
"Kalau logistik terkait dengan penanganan Covid, kami dari Pemprov DKI sudah menyediakan jadi masker sudah di bagi-bagi," kata Lurah Pegangsaan, Parsiyo saat dihubungi Suara.com, Selasa (2/6/2020).
Selain itu, Parsiyo menuturkan, setiap Rukun Warga (RW) di Pegangsaan di tempatkan tim gugus tugas penanganan Covid-19.
"Ada gugus tugasnya di masing-masing RW itu, jadi terkait dengan hal itu enggak usah khawatir. Kita sudah berjalan sesuai dengan fungsinya," ujar Parsiyo.
Sebelumnya, berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada pukul 17.30 WIB, Senin (1/6/2020) sejumlah warga sudah menempati posko yang disediakan.
Beberapa dari mereka tampak masih ada yang memiliki anak di bawah umur 5 tahun (Balita). Terlihat juga di Posko Pengungsian para warga mengungsi tampak masih berdesakan.
Salah satu warga pengungsi bernama Yati (59) mengaku sempat merasa khawatir tidur di Posko Pengungsian. Apalagi, kekinian diketahui masa pandemi virus corona belum berakhir.
"Iya (sempat khawatir Corona). Tapi mau gimana lagi mas emang begini keadaannya," kata Yati saat berbincang dengan Suara.com di lokasi, Senin (1/6/2020).
Yati mengaku ia dan keluarganya yang mengungsi harus pintar-pintar menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Acuhkan PSBB, Penumpang Desak-desakan Rebutan Antrean di Stasiun Gondangdia
"Yang penting kita jaga-jaga aja dah. Pakai masker dan hand sanitizer," ujar Yati.
Berita Terkait
-
Penelitian Ilmiah Buktikan Tiga Cara Terbaik Mencegah Infeksi Virus Corona
-
3 Pejabat di Kota Semarang Positif Corona, Siapa Saja Mereka?
-
Data BIG: 23 Desa di Bogor Jadi Episentrum Penularan Virus Corona
-
Tak Semua Warga Menteng Mau Tidur di Posko Kebakaran, Ini Alasannya
-
Terpapar Dari Mantunya, Bupati Melawi Dikategorikan OTG Covid-19
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga