Suara.com - Sekolah di Uni Emirat Arab (UEA) siap membuka kembali sekolah mereka bahkan ketika pemerintah belum mengeluarkan kebijakan tentang dibukanya kembali sektor pendidikan di negara tersebut.
Menyadur Gulf News pada Kamis (4/6/2020), sekolah swasta di UEA mengatakan mereka siap untuk membuka kembali pada bulan September 2020. Pihak sekolah swasta juga sudah merencanakan berbagai sistem operasional untuk memastikan keselamatan dan kesehatan siswa di tengah pandemi Covid-19.
Pada rapat yang digelar secara virtual pada hari Kamis (4/6/2020), sejumlah sekolah swasta mengatakan mereka berharap bahwa pemerintah akan mendukung rencana mereka untuk memastikan kualitas pendidikan.
Belum ada perintah langsung yang dikeluarkan oleh pemerintah UEA untuk membuka kembali sekolah baik negeri maupun swasta pada bulan September.
Pertemuan virtual tersebut diselenggarakan oleh anggota Kelompok Bisnis Pendidikan UEA, yang diwakili lebih dari 100 sekolah swasta di Dubai.
Pihak sekolah swasta juga mendesak pemerintah untuk memberikan dukungan keuangan agar dapat mempertahankan standar pendidikan yang tinggi di tengah Covid-19. Sekolah-sekolah mengatakan bahwa mereka sedang merancang sistem dan rencana pembelajaran yang berbeda.
Mereka mengatakan akan mengambil langkah tegas untuk melindungi kesehatan, keselamatan, serta kesejahteraan mental dan fisik siswa.
"Setiap pihak dari kamu berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan keselamatan, terlepas dari biaya yang kami bebankan," kata Amit Kothari, direktur eksekutif Interstar Advisory Services.
Pihak sekolah swasta mengatakan penting bagi sekolah untuk memastikan bahwa sekitar 50.000 pekerjaan di sektor pendidikan swasta tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kecuali Mekah, Arab Saudi Buka Semua Masjid Mulai 31 Mei
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029