Suara.com - Lulusan tahun ini menghadapi persaingan yang lebih ketat untuk mendapat pekerjaan karena pandemi Covid-19.
Sekitar 400.000 mahasiswa meraih gelar sarjana pada 2020 dan langsung melihat kesempatan menguap dalam semalam.
12 tahun yang lalu, lulusan universitas menghadapi kecemasan yang sama ketika krisis keuangan global menyebabkan resesi. Bank runtuh, bisnis bangkrut, dan jutaan orang kehilangan pekerjaan mereka.
Tapi pelajaran apa yang dapat diturunkan oleh lulusan 2008 kepada lulusan 2020? Kami meminta tiga lulusan 2008 untuk berbagi dengan rekan mereka yang lebih muda.
Lindsay Cash, 35: 'Coba hal baru dan ambil manfaatnya'
Saya pikir saya salah satu dari mereka yang beruntung dari lulusan 2008.
Saya belajar hukum di Warwick University. Saya sedang menyelesaikan kursus praktik hukum saya (LPC) ketika firma hukum mulai menghubungi teman-teman untuk menunda kontrak pelatihan mereka.
Teman-teman saya dan saya berada dalam situasi yang sama. Jadi, ketika telepon berdering, saya sudah tahu apa yang mereka katakan. Kontrak pelatihan saya ditangguhkan selama dua tahun, tapi untungnya perusahaan menawari saya pekerjaan sebagai paralegal.
Gaji yang diberikan lebih rendah, tapi saya bekerja di divisi kepailitan dan litigasi pada waktu itu jadi saya selalu sibuk.
Baca Juga: Viral Pengendara Motor Tampar Karyawati SPBU, Diduga Tidak Mau Antre
Pada saat saya selesai masa kontrak tahun 2012, mereka memecat banyak orang. Tidak ada pekerjaan di bidang yang ingin saya masuki, jadi saya meninggalkan firma hukum itu dan memutuskan untuk melihat dunia luar.
Saya akhirnya tinggal di Australia, sempat bekerja di jasa keuangan dan sekarang sebagai manajer komersial di perusahaan IT.
Orang bertanya tentang berapa lama saya bisa bertahan dalam satu pekerjaan. Saya pernah ditanya: Apakah saya kutu loncat? Dan saya hanya mengatakan bahwa CV saya adalah produk dari krisis keuangan.
Saya mengambil pekerjaan yang membantu saya membangun keterampilan yang akan saya gunakan di masa depan. Saya tidak pernah duduk menunggu untuk diberikan sesuatu. Dan terutama mereka dari generasi yang lebih tua bisa memahami alasan itu.
Ada pidato yang hebat dari Steve Jobs (salah satu pendiri Apple) yang mengatakan, "Anda tidak dapat menghubungkan titik-titik sambil melihat masa depan; Anda hanya dapat menghubungkan mereka setelah melihat ke belakang."
Ketika saya melihat ke belakang saya menyadari bahwa segala sesuatu tidak selalu berhasil. Tapi Anda bisa berkata: apa yang harus saya lakukan untuk bergerak maju?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak