Suara.com - Beredar sebuah rekaman video yang memperlihatkan puluhan orang sedang berkumpul di sebuah hajatan besar.
Dalam video yang viral di media sosial, Sabtu (6/6/202), tampak puluhan orang yang berada di acara itu mengenakan pakaian pegawai negeri sipil. Tampak sejumlah pria dan wanita berseragam ASN tengah bersantap bersama.
Pada video lainnya, mereka terlihat berkumpul melingkar di sebuah ruangan tanpa menjaga jarak satu sama lain.
Sementara seorang pria yang diduga merupakan oknum pejabat setempat tengah menyampaikan sesuatu hal kepada mereka.
Berdasarkan informasi yang ditulis Terkini.id, hajatan tersebut merupakan acara pelepasan salah satu camat di Kabupaten Kuningan pada Selasa, 2 Juni 2020, kemarin.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kuningan Dr Wahyu Hidayah saat dikonfirmasi mengakui adanya hajatan itu. Dia mengatakan jika acara tersebut terjadi spontanitas dan tidak diagendakan.
“Agenda itu spontan, awalnya hanya untuk lingkup setda saja. Hanya buat pejabat tertentu saja, Pak Wabup, Pak Sekda, Asisten 3 orang, staf Ahli dan para Kabag saja,” kata Wahyu.
“Saat ini kan masa pandemi, disampaikan juga tidak ada ucapan selamat satu per satu, jadi singkat saja. Langsung doa dan kita juga perhatikan protokol Covid-19, pakai masker, ada sekat di tempat duduknya,” sambungnya.
Peserta acara hajatan oknum pejabat tampak tak menjaga jarak. (Foto: Ist)
Sementara itu, Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH membantah bahwa kegiatan yang ada di video tersebut sebagai acara perayaan ulang tahun.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Puluhan Rumah di Muara Baru Penjaringan Terbakar
“Itu bukan perayaan, spontanitas teman-teman mengucapkan selamat dan langsung doa, lalu bubar. Jadi pada datang mengucapkan selamat,” ujarnya.
Diketahui, dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini pemerintah melarang masyarakat menggelar hajatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa.
Hal itu dilakukan pemerintah guna mencegah penyebaran virus corona di tengah-tengah masyarakat.
Adapun sejumlah video yang memperlihatkan petugas dan aparat membubarkan paksa acara hajatan warga juga sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
-
Salut! Sopir di Parepare Siapkan Fasilitas Cuci Tangan di Atas Angkot
-
Pemakaian Masker Saat New Normal, Ketahui Efek Psikologisnya!
-
Pandemi, Suzuki Bertahan Tidak Naikkan Harga Produk
-
6 Bayi Terinfeksi Virus Corona setelah Lahir, Ini Hasil Penelitiannya!
-
Ribuan Bus Urung Mengaspal karena Corona, Primajasa Rugi Rp 40 Miliar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan