Suara.com - Sebanyak 6 bayi terinfeksi virus corona Covid-19 beberapa jam setelah lahir. Ibu dari keenam bayi itu juga terinfeksi virus corona Covid-19 sebelum melahirkan anaknya.
Sebuah studi yang menilai hasil untuk ibu dan bayi selama pandemi telah mengamati 427 wanita yang dirawat di rumah sakit akibat virus corona Covud-19 antara 1 Maret hingga 14 April 2020.
Berdasarkan 427 koresponden, sebanyak 60 persen melahirkan di rumah sakit dan 6 bayi dites positif virus corona Covid-19 dalam 12 jam pertama setelah kelahiran.
Nadine Dorries, menteri kesehatan Inggris, mengaku belum yakin bayi positif terinfeksi virus corona Covid-19 setelah lahir di Inggris.
Artinya, ada dua kemungkinan bahwa bayi sudah terinfeksi virus sejak dalam rahim atau ia terinfeksi beberapa saat setelah dilahirkan.
Hasil survei itu berasal dari data Sistem Obstetri Surveilans Inggris dan dana National Institute for Health Research dan National Epidemiology Unit Perinatal. Temuan ini pun akan diterbitkan oleh British Medical Journal minggu depan.
Profesor Marian Knight, dari Universitas Oxford, yang memimpin penelitian ini, mengatakan dirinya tidak bisa memastikan keenam bayi itu tertular virus setelah dilahirkan.
"Yang bisa kita katakan tentang 6 bayi ini adalah mereka masih dalam kondisi neonatus. Sehingga infeksi virus bisa terjadi sebelum atau sekitar kelahiran," jelas Marian Knight dikutip dari Telegraph.
Tapi, hanya 1 dari 6 bayi yang terinfeksi virus corona Covid-19 membutuhkan perawatan di unit neonatal. Saat ini belum ada tes cairan ketuban, darah tali pusat atau plasenta yang mungkin menularkan virus ke bayi saat dalam rahim.
Baca Juga: Ini 5 Cara Membuat Bayi Cepat Tertidur
Prof Knight dan timnya sudah melihat penelitian yang lebih luas pada kelompok bayi yang lebih besar untuk melihat awal mula mereka tertular virus. Prof Knight mengatakan tidak ada bukti bahwa bayi yang terinfeksi virus melalui ASI.
"Bagi saya, peneliti ini tidak memberi bukti kuat tentang dampak kesehatan utama bagi bayi yang terinfeksi virus corona. Sehingga kami perlu memisahkannya dari ibu untuk menghentikan proses menyusui," jelasnya.
Prof Knight sama sekali tidak memiliki bukti bahwa virus terdapat dalam ASI. Sejauh ini, virus diyakini berasal dari tetesan cairan pernapasan tubuh. Karena itu, saran dari bidan di Royal Colleges bahwa ibu harus menggunakan masker ketika menyusui bayinya.
Dalam kasus ini, bayi terinfeksi virus corona Covid-19 masih sangat muda dan belum ada satu hari kelahiran. Sehingga Prof Knight meyakini bayi-bayi itu tidak terinfeksi virus dari ASI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak