Tabrak Lari Tewaskan Rombongan Vespa, Pelaku Nangis Ditangkap Polisi

Minggu, 07 Juni 2020 | 12:21 WIB
Petugas medis mengevakuasi enam orang korban tabrak lari di kawasan Banjir Kanal Timur Jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2020) dini hari. (ANTARA/HO-Laka Lantas Polrestro Jaktim)

Suara.com - Pelaku tabrak lari dengan korban seorang penumpang motor serta lima lainnya terluka di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, Minggu (7/6) dini hari, menangis saat ditangkap polisi.

"Yang bersangkutan malah nangis melulu saat kita tangkap dan selama proses pemeriksaan petugas," kata Kanit Laka Lantas Polrestro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto sebagaimana dilansir Antara di Jakarta, Minggu.

Pengendara sedan Hyundai B 1008 KYE berinisial FP (19) ditangkap tidak berselang lama usai kejadian di seberang Bumi Pospera Car Wash Jalan Basuki Rahmat itu.

Beberapa saat setelah terlibat kecelakaan, pria tersebut langsung kabur dengan kendaraannya, namun berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Gak begitu lama, setelah kejadian ditangkap," katanya.

Mobil FP diketahui mengalami penyok di bagian bumper depan dan penutup ruang mesin.

Hasil pemeriksaan sementara petugas di kantor kepolisian, tidak ada pengaruh narkoba atau minuman keras.

"Yang bersangkutan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM)," katanya.

Petugas kepolisian telah menyimpulkan bahwa kejadian tersebut akibat FP kehilangan konsentrasi saat menyetir.

"Bisa karena mengantuk. Yang jelas pengemudi kurang konsentrasi," katanya.

Sebanyak enam penumpang motor Vespa modifikasi menjadi korban tabrak lari di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Jalan Basuki Rahmat, sekitar pukul 02.00 WIB.

Satu di antaranya meninggal dunia karena luka di tempurung kepala serta sisanya didominasi luka bagian kaki.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com