Suara.com - Seorang kakek terekam melakukan aksi nekat dengan berdiri di atas motor yang melaju. Aksi berbahaya ini dilakukannya di tengah jalan.
Video kakek naik motor sambil berdiri tersebut viral di media sosial. Seperti yang diunggah akun Instagram @nenk_update pada Selasa (9/6/2020).
Dalam video tersebut, seorang kakek yang memakai kaus merah, bersarung dan mengenakan peci putih terlihat berdiri di atas motor yang melaju.
Ia bahkan tidak memakai helm ataupun atribut keselamatan berkendara lainnya.
Seorang pengendara motor yang melihat aksi sang kakek lantas merekam kejadian ini. Ia menyalip si kakek dan terus merekam.
Terlihat dari video itu, si kakek justru tersenyum dengan terus bergaya berdiri di atas sepeda motor. Kakek itu juga mengacungkan kedua jarinya.
BACA JUGA: Gagal Paham! Bukannya Menolong, Pria Ini Malah Lompati Korban Kecelakaan
Aksi berbahaya yang dilakukan kakek ini menarik perhatian pengendara lain dan warga di sepanjang jalan.
Dilansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Selasa (9/6/2020), berdasarkan informasi yang beredar peristiwa dalam video viral itu terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Kemenparekraf Fasilitasi Pertunjukan Streaming Pekerja Seni Sumatera Utara
Namun baru beberapa saat video itu viral, muncul kabar sang kakek dijemput polisi lalu lintas.
Menurut penjelasan orang yang merekam video, kakek ini dijemput Polantas usai melakukan aksi nekat dan berbahaya dengan berdiri di atas motor.
"Nah dijemput Polantas," kata orang yang merekam video sambil tertawa.
BACA JUGA: Dokter Pamer Parkir di Area Terlarang, Ditegur Malah Jawabannya Bikin Kesel
Terlihat beberapa anggota Polantas membawa kakek tersebut ke mobil polisi. Bahkan si kakek masih memakai baju yang sama seperti saat melakukan aksi berdiri di atas motor.
Warganet pun memberikan berbagai respon terkait video aksi nekat kakek berdiri di atas motor yang melaju di tengah jalan itu.
Berita Terkait
-
Gagal Paham! Bukannya Menolong, Pria Ini Malah Lompati Korban Kecelakaan
-
Antar Penumpang Bernama Cindy, Sopir Ojol Malah Alami Kejadian Tak Terduga
-
Kenakan Masker Bergambar Unik, Penampilan Wali Kota Solo Bikin Salah Fokus
-
Pemuda Asia Pukul Roboh Pria Rasis di AS
-
Tangis Pecah! Peternak Ikan Temukan Peliharaannya Mati Semua Tercemar Racun
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin