Suara.com - Sebanyak 241 Anak Buah Kapal (ABK) MV Island Princess asal Indonesia tiba di tanah air, Rabu (10/6/2020). Untuk menjalani karantina, ratusan ABK tersebut akan dibawa ke Hotel Pullman Central Park, Jakarta.
Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mufian mengatakan MV. Island Princess merupakan kapal ke-13 yang tiba di tanah air untuk mengantarkan para WNI. Tidak bisa langsung kembali ke rumah, mereka harus menjalani masa karantina selama 14 hari untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.
"Mereka akan diisolasi di Hotel Pullman Central Prak, Jakarta dan diperlakukan sesuai protokol. Sebagai rujukan (kalau) yang dinyatakan positif terinfeksi adalah RS Darurat Wisma Atlet," kata Aris dalam keterangan persnya, Rabu.
MV Island Princess merupakan kapal yang pangkalannya berada Inggris dan Amerika dan berbendera Bermuda. Kapal tersebut berlayar dari Cape Town, Afrika Selatan menuju Jakarta dan berlabuh selama lima hari untuk menyelesaikan perizinan selanjutnya menuju Manila, Philipina.
Total WNI yang dievakuasi tercatat 3.402 WNI telah direpatriasi melalui Jakarta dan masih akan bertambah lagi, sampai dengan pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir.
Berita Terkait
-
3 ABK Indonesia yang Diculik di Perairan Gabon Dibebaskan
-
China Masih Selidiki Kasus Pelarungan Jenazah ABK WNI di Perairan Somalia
-
Kemlu Klaim Kasus Pelarungan Jenazah ABK Tengah Diselidiki Otoritas China
-
3 Tersangka TPPO di Kapal China Janjikan ABK Indonesia Bergaji Layak
-
ABK WNI yang Dilarung ke Laut Ternyata Direkrut Melalui Perusahaan Bodong
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi