Suara.com - Kantor Kecamatan Secang Magelang, Jawa Tengah (Jateng), menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) secara serentak. BST kali ini merupakan kali kedua.
Sayangnya, penyaluran bantuan tidak teratur, karena masyarakat tumpah tuah di kantor kecamatan. Mereka juga tidak mengindahkan protokol kesehatan yang selayaknya.
Melihat pemandangan tersebut, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo minta agar perangkat desa melakukan kontrol dan berkoordinasi dengan kantor pos.
"Kalau bisa, lebih baik perdesa saja. Atau bisa juga dilakukan di kantor desa masing-masing, biar tidak berjubel seperti ini. Bahaya banget ini. Coba koordinasi dengan kantor pos," tandasnya, Jateng, Rabu (10/6/2020).
Ganjar pun langsung menginstruksikan penataan jadwal, tempat duduk dan antrean. Pada beberapa titik antrean, dia minta untuk dipercepat agar tidak terjadi penumpukan.
"Untuk desa yang belum ada jadwalnya, warganya suruh pulang saja. Menunggu di rumah. Bapak ibu, jangan ngeyel ya! Ayo selamat bareng-bareng," kata Ganjar kepada warga yang mengantre.
Berita Terkait
-
Melihat Antrean Warga Tanpa Masker, Ganjar Pranowo Hentikan Laju Mobilnya
-
Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar, Ganjar Usul Gunakan E-Voting
-
Elektabilitas Naik di Tengah Pandemi, Ganjar Pranowo: Saya Tidak Tertarik
-
Kades Kritik Kerja Pemerintah Tangani Covid, Gubernur Jateng: Dia Stres
-
Tiba-tiba Roboh, Mardinah Meninggal Mendadak Saat Antre Bantuan Sosial
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel