Suara.com - Enam Rukun Warga (RW) di Kelurahan Pademangan, Jakarta Utara, menjalani Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) lantaran masuk dalam zona merah Covid-19.
Dapur umum tim Kampung Siaga Bencana (KSB) Pademangan Barat menyiapkan pasok makanan untuk warga yang jalani isolasi mandiri di ke enam RW tersebut yakni RW 006, RW 007, RW 010, RW 011, RW 012 dan RW 014.
"Mereka yang diisolasi mandiri di rumah masing-masing ya dengan kita beri bantuan makannya kita juga udah bikin dapur umum," kata Lurah Pademangan Barat, M Ruspandi saat ditemui di Check Point PSBL RW.012, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2020).
Menurut Ruspandi, dapur umum yang dikomandoi tim KSB Pademangan Barat itu terpusat di Kelurahan. Selain itu tak hanya warga yang jalani isolasi mandiri saja yang mendapat bantuan makan, para petugas di Check Point PSBL pun diberikan bantuan.
"Masak di kelurahan untuk diberikan kepada orang-orang isolasi mandiri gitu dibagi. Saya bilang masaknya dilebihin buat petugas yang jaga di check point ini," ungkapnya.
Secara terpisah, Ketua RW 012, Sutikno mengatakan para warga yang menjalani isolasi mandiri di wilayahnya mendapat bantuan makan sebanyak 3 kali dalam sehari.
"Alhamdulillah dari pihak kecanatan mereka memberikan didukungan makanan sudah berjalan dua hari kami baru menerima dua hari ini yaitu 3 kali makan," ujarnya.
Sementara itu tercatat di wilayahnya, termasuk ke dalam zona merah dengan 40 kasus positif warga terjangkit Corona.
"Untuk ditetapkan sebagai zona merah kami menganalisa ini dari berbasis dari data kebetulan data terakhir yang kami terima dari pemerintah di wilayah kami terdapat sebanyak 40 kasus positif," kata Sutikno.
Baca Juga: Lagi Wabah Corona, Jember Anggarkan Rp 2,6 Miliar untuk Beli Karangan Bunga
Namun, menurutnya, dari 40 kasus warga yang positif terjangkit virus corona tersebut saat ini 70 persen diantara sudah dinyatakan sembuh.
"70 persen yang sembuh dan sudah kembali ke rumah masing-masing untuk menerapkan isolasi mandiri sesuai dengan anjuran dari rumah sakit," ungkapnya.
Sutikno menjelaskan, kekinian berdasarkan data di wilayahnya ada 10 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.
Berita Terkait
-
Wagub DKI: Masyarakat yang Tidak Pakai Masker Harus Dipermalukan
-
Rekor 1.241 Orang Positif Corona dalam Sehari Karena Tracing yang Agresif
-
Ahli: Wanita Hamil Berkulit Hitam Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona
-
Gubernur Anies: Lonjakan Kasus Corona di Jakarta Tak Seperti Dibayangkan
-
Ahli: Berpelukan Lebih Aman daripada Berjabat Tangan selama Pandemi Corona
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan
-
Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin
-
6 Tanaman yang Bisa Mengusir Ular, Wajib Punya Salah Satunya di Rumah
-
Momen Kaesang Pangarep Nobar Timnas Bareng Gubernur Sumsel, Tapi Prediksinya Meleset
-
Silmy Karim Tersangka, Pemerintah Belum Akan Tunjuk Wamen Imipas Baru
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Sabtu Pagi, DPR dan Pemerintah Gelar Pertemuan Bahas Evaluasi Perkembangan Ekonomi
-
Napas Jakarta Makin Berat, Pramono Serukan Tinggalkan Kendaraan Pribadi