Suara.com - Warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 berjumlah 1.024 orang per 10 Juni 2020.
Dari jumlah tersebut, 622 orang dinyatakan sembuh, 342 orang masih dirawat, dan 60 meninggal dunia.
“Pemerintah Indonesia melalui perwakilan RI terus aktif memantau dan menjalankan komunikasi dengan otoritas terkait mengenai kesehatan dan keselamatan WNI di luar negeri,” tutur Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha saat menyampaikan keterangan pers secara daring dari Jakarta, Rabu (10/6/2020).
WNI yang paling banyak terinfeksi COVID-19 terdapat di kapal-kapal pesiar asing (177 orang), disusul Malaysia (152 orang), Arab Saudi (133 orang), Kuwait (82 orang), dan Amerika Serikat (79 orang).
“Anak buah kapal (WNI) positif COVID-19 terdeteksi di 22 kapal dengan rincian kasus aktif 45 orang, sembuh 127 orang, dan lima meninggal dunia,” kata Judha.
Selain memantau kesehatan dan keselamatan WNI di luar negeri, Kemlu telah membantu memulangkan 1.240 orang dari total 1.542 WNI non-residen atau pemilik visa jangka pendek yang tertunda kepulangannya karena pembatasan perjalanan di berbagai negara.
Kemlu juga telah memulangkan 21.492 ABK WNI yang bekerja di kapal-kapal asing.
“Seluruh proses pemulangan ABK mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan Kemenkes, termasuk prosedur tes COVID-19 melalui PCR,” kata Judha seperti dimuat Antara.
Total 472.117 bantuan logistik pun telah disalurkan kepada WNI yang paling rentan dan terdampak kebijakan pembatasan pergerakan di berbagai negara, guna menahan laju penyebaran wabah tersebut.
Baca Juga: Pergi ke Kebun Tak Pulang-pulang, Mbah Roso Ditemukan Meninggal
Sebagian besar bantuan yakni 406.482 paket diberikan untuk WNI di Malaysia, kemudian di kawasan Asia Pasifik kecuali Malaysia (8.928 paket), di Eropa (3.474 paket), di Amerika (13.335 paket), di Timur Tengah (39.737 paket), dan di Afrika (161 paket).
Berita Terkait
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Prabowo Bangga pada Sugianto, PMI Penyelamat 7 Lansia dari Kebakaran di Korea Selatan
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Memanas! Klub TOP Oss Bawa Status WNI Nathan Tjoe-A-On ke Jalur Hukum
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar
-
Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz
-
Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz
-
Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Apa Itu MDCP? Kerjasama Militer AS-Indonesia yang Baru Diteken Sjafrie Sjamsoeddin
-
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
-
Momen Hangat di Kremlin, Putin Lepas Prabowo dengan Penghormatan Khusus