Suara.com - Menteri Pendidikan Brasil, Abraham Weintraub didenda karena tidak pakai masker saat menghadiri rapat umum yang diselenggarakan oleh pendukung Presiden Bolsonaro pada hari Minggu, (14/06/2020).
Menyadur CNA, menteri kontroversial tersebut didenda 2 ribu real atau setara Rp 5,4 juta oleh pemerintah distrik Brasilia.
Tak cuma sekali ini saja Weintraub menuai kontroversi terkait aturan pencegahan virus corona. Sejak April, ia sudah menunjukkan gelagat enggan menggunakan masker, padahal aturan tersebut wajib ditepati di Brasil.
Ia juga kerap berjabat tangan dan berfoto tanpa masker dengan demonstran, dimana kebanyakan dari mereka juga tak mematuhi aturan wajib tentang penggunaan masker di tempat umum.
Abraham Weintraub melalui akun Twitter menulis pendapatnya tentang denda ini dan percaya bahwa ada pihak lain yang ingin menjatuhkannya.
"Mereka berusaha membungkamku dengan cara apa pun," tulisnya.
Presiden Bolsonaro yang menyamakan virus corona baru dengan flu kecil juga secara teratur pergi tanpa masker saat menghadiri demonstrasi akhir pekan oleh para pendukungnya. Hingga saat ini, ia belum pernah didenda.
Ketika virus corona melonjak di Brasil dan memiliki angka kematian tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat, ketegangan antara Bolsonaro dan otoritas negara bagian dan cabang pemerintahan legislatif dan yudisial terus meningkat.
Pemerintah Brasil melarang demonstrasi pada akhir pekan lalu dengan alasan menekan penyebaran virus corona. Namun pada hari Sabtu, kelompok pendukung Bolsonaro mencoba menyerbu gedung Mahkamah Agung dan menembakkan kembang api ke sana.
Baca Juga: Agar Anak Semangat Pakai Masker, Pilih Masker dengan Motif Menggemaskan
Pada hari Senin, pihak berwenang menangkap enam aktivis sayap kanan karena "tindakan anti-demokrasi." Penangkapan ini diperintahkan oleh Hakim Agung Alexandre de Moraes.
Ketua Pengadilan Jose Antonio Dias Toffoli menyebut tembakan kembang api di Mahkamah Agung sebagai "serangan" dan mengatakan dalam sebuah pernyataan ia tidak akan menerima ancaman terhadap pengadilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi