Suara.com - Pemkot Jakarta Timur bersedia untuk memindahkan tiga makam warga di lintasan jalan umum Pisang Lama, Pulogadung. Sebelum melakukan pemindahan, pihak pemkot akan melakukan konsultasi dengn warga.
"Kita konsultasi dengan warga sekitar yang punya makam. Kami pemerintah bersedia pindahkan makam ini," ujar Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Pisangan Timur, Caroline Endoh, di Jakarta, Selasa (16/6/2020).
Endoh mengatakan pihak kelurahan setempat telah menanggapi situasi itu dengan menjalin komunikasi secara intensif dengan pihak keluarga.
Tiga makam yang berada di RT03 RW04 Jalan Camp, Pisangan Lama, Kelurahan Pisangan Timur, Pulogadung itu diinformasikan pengurus RT setempat sudah ada sejak 1940.
Namun setelah terjadi perubahan tata ruang, jalan lingkungan di kawasan itu sudah dicor dan diaspal.
"Aspal ini swadaya masyarakat. Mereka tahu ada makam, jadi saat pengaspalan tidak semua ditutup," katanya.
Ketua RW03 Pisangan Lama Basyir mengatakan selama ini keberadaan kuburan di sisi jalan tidak dipersoalkan oleh warga.
"Tidak ada yang terganggu, paling warga pendatang aja yang bingung, kok ada makam di atas jalan umum," katanya.
Basyir mendukung keinginan pemerintah untuk memindahkan posisi makam.
Baca Juga: Anies Longgarkan PSBB, Epidemiolog: Pasar Paling Rentan Tertular Corona
"Kalau pemda mau pindahkan silakan aja, mungkin keluarga kekurangan biaya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Ingin Ziarah ke Makam Wali di Gresik, Pengunjung Wajib Tunjukan Rapid Test
-
Negatif, Makam PDP di Cibadak Dibongkar, Disempurnakan Sesuai Syariat Islam
-
Pengambilan Paksa Jenazah PDP Covid-19: Sakitnya Sanksi Sosial
-
Pengubur Jenazah Covid: Tambah Kerjaan Jika Warga Gak Patuh PSBB Transisi
-
Berkurang Kubur Mayat Corona, Admin TPU Tegal Alur: Alhamdulillah Gak Capek
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun
-
KPK Ungkap Petinggi PBNU Diduga Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Sekolah Tanpa Hukuman? Begini Arah Baru Disiplin ala Abdul Muti