Suara.com - Inggris, seperti negara lainnya juga terdampak pandemi virus corona. Agar krisis fasilitas kesehatan seperti Italia tak terjadi di wilayahnya, pemerintah Inggris dengan cepat menyulap stadion dan tempat-tempat kapasitas besar lainnya jadi rumah sakit darurat.
Ada 17 rumah sakit darurat yang berhasil didirikan di beberapa titik di Inggris tapi hingga saat ini, hanya satu yang terpakai untuk merawat pasien Covid-19 yaitu Rumah Sakit Jantung Dragon di Cardiff.
Menyadur BBC pada Kamis (18/96/2020), tak ada satu pasien pun yang dirawat di 16 lokasi lainnya, padahal rumah sakit darurat lain memiliki total 1.000 tempat tidur di Swansea Bay Studios dan Venue Cymru di Llandudno, Conwy.
Rumah Sakit Jantung Dragon di Cardiff dibuka pada bulan April dan hanya merawat 46 pasien virus corona dan sekarang ruang perawatannya kosong namun tetap siaga untuk pandemi gelombang kedua.
Dari informasi yang dihimpun, Inggris memiliki 17 rumah sakit darurat yang didirikan sejak dua bulan yang lalu.
Ada 6000 ranjang perawatan yang disiapkan pemerintah dan dua fasilitas tambahan untuk pasien bukan non corona. Pemerintah butuh waktu 8 minggu untuk membangun rumah sakit darurat tersebut.
Menteri Kesehatan Inggris Vaughan Gething mengakui jumlah rumah sakit yang ia siapkan memang sangat besar.
Ia tak mau disalahkan atas keputusannya mendirikan rumah sakit yang berlebihan ini dan membela diri dengan mengatakan akan "membuat pilihan yang berbeda pada saat itu".
"Kita membutuhkan kapasitas ekstra dalam jumlah yang jauh lebih besar (saat itu) dan (jika) saya tidak bertindak seperti yang saya lakukan (sekarang) maka masyarakat akan mengatakan, 'Mengapa pihak yang seharusnya bertanggung jawab tidak melakukan sesuatu tentang virus corona?'," ujarnya.
Baca Juga: Tabrakan Ringan, Jaguar PM Inggris Boris Johnson Penyok
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang
-
Gagal Massal di SNBT 2026: 600 Ribu Peserta Gugur, UI dan UNS Masih Tak Terkalahkan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG