Suara.com - Aparat desa seharusnya memberi contoh kepada masyarakat, namun tidak dengan aparat desa ini.
Aparat Desa digerebek warga saat sedang asyik pesta minuman keras (miras).
Insiden itu pun viral di media sosial usai salah seorang pengguna Facebook yang bernama Miino Ngidiho-Tuasamu mengunggah video saat warga menggerebek mereka.
"Perlu ditindaklanjuti. Masyarakat dalam tengah ketegangan karena pandemi yang melanda di negeri ini, malahan pemerintah negeri menjadikan kantor desa sebagai tempat mabuk-mabukan," tulis Miino.
Dalam video tersebut, sejumlah warga tampak mendatangi kantor kepala desa dan mendapati sejumlah aparat tengah berkumpul mengadakan pesta miras.
"Kantor desa dijadikan tempat minum haram hukumnya, negeri ini mau dikemanakan lagi. Ini bukan kantor masyarakat lagi, tapi sudah dijadikan tempat minum-minum di sini," teriak salah seorang warga.
Peristiwa yang diduga terjadi di Maluku Tengah ini berlangsung pada Rabu (19/6/2020). Para staf kantor desa itu pun tak bisa berkutik apa-apa lagi karena tertangkap basah tengah menenggak alkohol di siang bolong.
Warga pun merasa sangat geram dengan perbuatan mereka. Warga berharap para aparat desa itu mendapat hukuman atas perbuatan yang telah mereka lakukan.
"Pemerintah harus kembali melihat hal-hal kecil yang terjadi seperti ini. Dari hal seperti ini masyarakat terutamanya pemuda, ini dijadikan contoh yang tidak wajar dari beberapa staf negeri dan kecamatan yang jadikan kantor desa sebagai tempat minum minuman keras (alkohol). Selaku anak negeri kami meminta agar camat Seram Utara dan DPRD Maluku Tengah perlu menindaklanjuti hal ini sampai tuntas," tulis Miino via Facebook.
Baca Juga: Edan! Pesta Miras dan Goyang Erotis Gegerkan Warga Batam Saat Pandemi Covid
Berita Terkait
-
Tragis! Dikeroyok Teman Satu Tongkrongan, Luis Tewas di Depan Masjid usai Pesta Miras
-
Profil Joel Alberto Tanos, Cucu 9 Naga Sulut Tewas Ditikam usai Pergoki Pacar Pesta Miras
-
Kronologi Pagi Berdarah Joel Tanos, Cucu '9 Naga Sulut' Tewas Ditusuk usai Tahu Pacar Mabuk
-
8 Fakta Brigadir Nurhadi Tewas Saat Pesta di Villa Lombok, Dibunuh Ulah Cium Wanita Sewaan Atasan?
-
Pesta Miras Oplosan Tewaskan 2 Napi, Legislator Demokrat Desak Kalapas Bukittinggi Dicopot!
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan